oleh
Tom Finaldin
Bandung,
Putera Sang Surya
Guru, dosen, pengajar yang memiliki
kedekatan dengan muridnya selalu bahagia jika melihat atau mendengar
murid-muridnya berhasil dalam hidup atau paling tidak, keadaannya baik-baik
saja. Tidak bikin masalah, tidak ikut bikin huru-hara, tidak menjadi penyebar hoaks,
tidak menyakiti orang lain, tidak melakukan kejahatan. Kalimat ini dari dulu
sering saya dengar, tetapi mulai dirasakan ketika menginjak usia tertentu, lalu
anak-anak muda yang mulai berhasil menghubungi saya dan mengaku ingin ketemu
sekedar silaturahmi, berceritera ringan, dan tentu saja mengharapkan doa.
Mereka merasa masih kecil dan masih murid saya, padahal pengalaman hidupnya
sudah mulai padat dan berisi banyak hal.
Demikian pula seperti yang terjadi pada acara “Ramadhan Expo Universitas Al Ghifari”
pada 7 Maret 2026 di Food Court Lt 2
Metro Indah Mall.
Salah
seorang alumni cantik Hubungan Internasional, Fisip, Universitas Al Ghifari,
mengaku, “Kangen sama Bapak, pengen foto bareng.”
Seru
rasanya melihat anak yang beberapa tahun menjadi murid, kemudian mulai dewasa,
berkarir, dan hal yang sangat penting adalah karirnya pas dengan pendidikannya,
berkarir dalam hubungan internasional antara Bandung dan Dubai, Uni Emirat
Arab. Namanya Erina Putri. Makin seru ketika membicarakan saya kepada adik-adik
kelasnya yang masih kuliah.
Selain,
ingin difoto bareng, dia juga meminta doa dari saya. Saking inginnya doa,
kalimatnya dia sendiri yang mencontohkannya. Saya mengangguk-angguk pertanda
akan berupaya berdoa untuk dirinya.
Saya
bilang ke para mahasiswa, “Kalau para alumni yang membicarakan saya, kalian
boleh percaya. Akan tetapi, kalau kakak-kakak kelas kalian yang membicarakan
saya, tetapi belum lulus, jangan dipercaya. Soalnya, ceritera mereka rasanya
seperti sedang merayu pengen cepat lulus dan urusannya dipermudah.”
Tentu
saja suasana pertemuan menjadi lebih segar dan menyenangkan. Bagi saya, sudah
sangat senang mempertemukan para alumni HI, Fisip, Unfari yang sudah mulai
berhasil dengan adik-adiknya yang masih kuliah. Saya berharap mereka memiliki
ikatan dan terus berhubungan sehingga adik-adiknya bisa ikut berkarir dan
mereka yang sudah berhasil, tidak mencari orang-orang jauh untuk membantu
mereka dalam pekerjaan, sebaiknya mendahulukan adik-adik kelasnya. Begitulah
cara saya membangun komunikasi dan jalan bagi karir mahasiswa.
Semoga
Allah swt ridho dan memberikan saya tambahan pahala dalam menjalani hidup ini.
Aamiin.

