oleh
Tom Finaldin
Bandung,
Putera Sang Surya
Londo ireng, Belanda hitam, atau penjajah hitam awalnya adalah
sebutan bagi pasukan Belanda penjajah Indonesia yang berasal dari Negara Ghana,
Afrika Barat, berkulit hitam. Belanda menggunakan orang-orang Ghana untuk
menjajah Indonesia. Sebutan londo ireng meluas diarahkan kepada siapa saja dan
berasal dari mana saja meskipun kulitnya tidak putih, tetapi menjajah rakyat
Indonesia, seperti, dari India dan dari Indonesia sendiri.
![]() |
| Londo Ireng, Belanda Hitam (Foto: Indonesia Online) |
Pada zaman
Presiden Soekarno istilah londo ireng
diarahkan pada para aktivis, politisi, dan siapa pun yang dianggap mengganggu
pemerintah dan pro-Barat. Soekarno menuding siapa pun yang berpihak ke Barat
adalah gangguan terhadap pemerintah dan menginginkan Indonesia diatur oleh
pihak Barat yang berkulit putih.
Pada zaman
Presiden Prabowo sebutan londo ireng ditujukan pada para aktivis, politisi,
LSM, mahasiswa, pengamat, jurnalis, akademisi, dan siapa pun yang dianggap
mengganggu jalannya pemerintahan. Apalagi jika Prabowo mendapatkan informasi
bahwa orang-orang ini didanai oleh pihak asing, pihak Barat berkulit putih,
bahkan meskipun didanai pihak asing berkulit coklat seperti dari Malaysia atau
Singapura, tetap disebut londo ireng, Belanda hitam.
Pada zaman
Medsos ini mudah diihat dari isi narasinya. Jika mengganggu pemerintahan Indonesia
dan pro-asing, Prabowo dan pengikutnya menganggap orang-orang ini londo ireng.
Orang-orang ini berada dalam radar pengawasan Prabowo.
Bagaimana
kalau kita memberikan kritikan? Apakah akan disebut londo ireng?
Tidak akan
pernah!
Jika kita
mengkritik dengan data yang benar dengan niat untuk memperbaiki keadaan, tidak
akan masuk dalam kategori londo ireng. Kita bahkan akan masuk menjadi mitra
pemerintah dalam memperbaiki keadaan negara. Kalau niatnya menjatuhkan, itulah
londo ireng dalam pandangan Prabowo.
Supaya
tidak disebut londo ireng, segera minum susu supaya lebih cerah. Kalau bangga
dengan sebutan londo ireng, tetap jangan lupa minum susu.
Ilustrasi
londo ireng saya dapatkan dari Indonesia Online.

No comments:
Post a Comment