Showing posts with label Interaksi Sosial. Show all posts
Showing posts with label Interaksi Sosial. Show all posts

Tuesday, 23 February 2021

Kerja Sama


oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Kerja sama adalah suatu usaha bersama antarindividu atau kelompok untuk tujuan bersama. Kerja sama merupakan interaksi sosial yang bersifat asosiatif (mengarah pada persatuan dan  integrasi). Kerja sama dimungkinkan karena adanya orientasi individu terhadap kelompoknya (in group) dan orientasi individu terhadap kelompok lain (out group). Dalam pandangan H. Cooley dalam Kun Maryati dan Juju Suryawati (2013), kerja sama terjadi jika seseorang menyadari dirinya memiliki keinginan yang sama dengan orang lain. Di samping itu, dia pun menyadari bahwa keinginan dirinya dan orang lain itu memiliki manfaat bagi dirinya dan orang lain. Kemudian, ia pun memiliki kemampuan untuk memenuhi keinginannya tersebut.

            Kerja sama akan menjadi lebih kuat apabila mendapatkan ancaman dari pihak luar. Misalnya, dalam suatu perang, kerja sama akan menguat untuk menghadapi ancaman dari musuh.

            Terdapat lima bentuk kerja sama, yaitu pertama, kerukunan dan gotong royong. Kedua, bargaining, yaitu pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang atau jasa antara dua organisasi atau lebih. Ketiga, kooptasi, yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan dan pelaksanaan politik organisasi sebagai satu-satunya cara menghindari konflik yang dapat mengguncangkan organisasi. Keempat, koalisi, yaitu kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan sama. Biasanya, dalam koalisi timbul hubungan yang tidak stabil karena setiap organisasi memiliki struktur sendiri. Kelima, joint venture, yaitu kerja sama dalam proyek tertentu, seperti, pertambangan dan pariwisata.

            Beberapa ahli membagi kerja sama ke dalam beberapa bentuk, yaitu: kerja sama spontan (kerja sama serta merta); kerja sama langsung (hasil dari perintah atasan atau penguasa); kerja sama kontrak (kerja sama atas dasar tertentu); kerja sama tradisional (kerja sama sebagai bagian antarunsur dalam sistem sosial).

            Demikian penjelasan kerja sama sebagai interaksi sosial yang bersifat asosiatif.

            Sampurasun.

 

Sumber Pustaka

Irawan, Hanif; Rahmawati, Farida; Febriyanto, Alfian; Muhammad Kusumantoro, Sri, Sosiologi: Untuk SMA/MA Kelas X Semester 1

Maryati, Kun; Suryawati, Juju, 2013, Sosiologi: Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial; untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013, Penerbit Erlangga: Jakarta

Sunday, 13 September 2020

Interaksi Sosial

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Interaksi sosial adalah hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Hal itu disebabkan manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan manusia lainnya untuk hidup. Tidak ada manusia yang benar-benar tidak membutuhkan manusia lainnya.

            Di Eropa pernah ada penelitian bahwa bayi yang hanya disusui ibunya dan tidak pernah diajak bicara, semuanya mati. Berbeda dengan bayi yang juga diajak berkomunikasi, mereka sehat dan ceria. Hal itu membuktikan bahwa berinteraksi dan berkomunikasi itu penting, bukan hanya urusan makanan dan minuman.

            Interaksi itu bisa bersifat positif atau negatif. Interaksi yang bersifat positif, misalnya, bekerja sama, tolong-menolong, dan bergotong royong untuk memecahkan masalah bersama. Interaksi yang bersifat negatif, misalnya, pertengkaran, perebutan kekuasaan, persaingan yang tidak sehat, dan pertempuran.

            Dalam interaksi sosial, salah satu pihak melakukan aksi yang kemudian mendapatkan reaksi dari pihak lainnya. Reaksi itu bisa positif ataupun negatif. Di samping itu, interaksi sosial bisa diciptakan dengan sengaja ataupun tidak sengaja. Interaksi yang dilakukan sengaja seperti salah satu pihak melakukan sesuatu pada pihak lain untuk memberikan stimulus sehingga pihak lain terdorong untuk merespon aksi-aksi dari pihak lain itu. Adapun interaksi yang tercipta secara tidak sengaja misalnya ada kejadian tabrakan di jalan raya, orang-orang merespon kejadian itu dan melakukan tindakan-tindakan terhadap peristiwa tersebut.

            Sampurasun

 

Sumber Pustaka

Irawan, Hanif; Rahmawati, Farida; Febriyanto, Alfian; Muhammad Kusumantoro, Sri, Sosiologi: Untuk SMA/MA Kelas X Semester 1

 

Maryati, Kun; Suryawati, Juju, 2013, Sosiologi: Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial; untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013, Penerbit Erlangga: Jakarta