Showing posts with label Novel Bamukmin. Show all posts
Showing posts with label Novel Bamukmin. Show all posts

Tuesday, 13 June 2023

Novel 212 Siap Dukung Ganjar & Prabowo; Rocky Gerung: Sebaiknya, Rakyat Pilih Jokowi

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Beberapa waktu lalu beredar kabar bahwa Novel Bamukmin, Wasekjen PA 212 ini, siap mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024. Dia menyatakan terbuka mendukung Ganjar dengan syarat-syarat tertentu misalnya Ganjar tidak akan mengkriminalisasi ulama. Novel pun siap untuk mendukung Prabowo karena menurutnya Prabowo punya semangat islami dan diharapkan dapat membuka kasus Km 50 yang membuat pengawal Rizieq Shihab mati sehingga pelakunya dapat dihukum. Adapun soal Anies Baswedan, Novel menyatakan bahwa Anies kesulitan untuk menjadi calon presiden karena mendapatkan penjegalan dari beberapa pihak.


Novel Bamukmin (Foto: PRESISI.CO)


            Rocky Gerung tampak kesal terhadap Anies Baswedan karena Anies tidak tegas, apakah akan membuat program-program baru dan menghentikan program yang sudah dilakukan Jokowi sebelumnya atau justru akan melanjutkan pembangunan yang dilakukan Jokowi. Rocky Gerung tidak melihat ketegasan Anies tentang program-programnya. Bahkan, dia mengatakan bahwa sebaiknya rakyat memilih Jokowi dibandingkan Anies Baswedan. Menurut Rocky Gerung, hal yang harus dilakukan ke depan adalah melanjutkan program Jokowi agar Indonesia bisa keluar dari negara berkembang menjadi negara maju.


Rocky Gerung (Foto: CNN Indonesia)


            Saya jadi kasihan sama Anies Baswedan, beneran. Tiga partai yang diharapkan menjadi pendukungnya, yaitu: Nasdem, Demokrat, dan PKS masih belum bulat suara soal siapa yang akan menjadi Cawapres mendampingi Anies. Demokrat menginginkan AHY, sedangkan PKS masih berhitung untuk mengajukan Cawapres. Bahkan, kemungkinan Demokrat merapat ke PDIP dan PKS merapat ke Gerindra. Hal itu bisa dilihat dari pertemuan-pertemuan yang mereka lakukan antarpartai. Kalau benar itu terjadi, Nasdem menjadi sendirian dan Anies pun tidak bisa lanjut Nyapres.


Anies Baswedan (Foto: JPNN.com)


            Novel Bamukmin yang dulu sesumbar punya 130 juta orang untuk mendukungnya menjadi Cawapres mendampingi Anies Baswedan, ternyata tidak bisa menghadapi pihak-pihak yang ditudingnya menjegal Anies. Entah siapa pihak yang dia tuding itu. Perasaan tidak ada yang menjegal Anies. Kesulitan Anies hanya tiga partai yang dianggap mendukungnya saja tidak kompak, tidak satu suara. Novel malah membuka diri untuk Ganjar dan Prabowo.

            Seorang pejuang itu tidak boleh lemah. Kalau seorang pejuang, ketika menyaksikan orang yang selalu dia dukung mendapatkan penjegalan, seharusnya berjuang keras melawan penjegalan itu. Novel Bamukmin bisa mengerahkan pengikutnya yang katanya 130 juta orang itu untuk membantu Anies Baswedan secara konstitusional. Akan tetapi, ya sudahlah setiap orang memiliki kapasitas dan keberanian berbeda-beda. Ada yang cuma ngomong doang, ada yang beneran berani berkorban.

            Kita, sebagai rakyat, pilihlah dengan cerdas dengan otak dan hati, tetap jaga situasi tetap kondusif dan harmonis.

            Foto Novel saya dapatkan dari PRESISI CO; Rocky Gerung dari CNN Indonesia; Anies Baswedan dari JPNN com.

            Sampurasun.

Wednesday, 20 April 2022

Moal Baleg, Bubarin Aja, Sarekeun!

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Ketika Denny Siregar menantang Novel Bamukmin yang ompong itu di ring, Novel terdiam. Akan tetapi kemudian, dia menjawab tantangan itu dan berani berkelahi dengan Denny. Bahkan, perseteruan keduanya akan difasilitasi oleh Dedy Corbuzier. Melihat kenyataan itu, Denny terdiam, lalu dibuli sebagai penakut, takut sama Novel. Akan tetapi, Denny menyatakan dirinya siap dan mengajak duel di ring dengan tempat di Bali. Novel pun menyatakan siap, tetapi tidak di Bali. Dia ingin di Arab Saudi.

            Melihat kenyataan itu, pertarungan tidak perlu dilanjutkan. Moal baleg.

            Meskipun demikian, Wali Medsos Gus Arya siap menggantikan Denny Siregar untuk bertarung dengan Novel Bamukmin dengan tujuan ingin merontokkan habis gigi Novel. Gus Arya berpendapat bahwa diri dan nyawa Denny Siregar terlalu mahal jika dibandingkan dengan Novel. Menurutnya, Denny fokus saja memberikan pencerahan kepada rakyat. Urusan Novel adalah selevel dengan dirinya. Foto Gus Arya saya dapatkan dapatkan dari Fin Fajar Indonesia.


Gus Arya (Foto: Fin Fajar Indonesia)


            Menurut saya, jika Novel harus memilih, pastinya lebih mudah untuk bertarung dengan Denny yang sudah berusia 48 tahun dibandingkan dengan Gus Arya yang ahli bela diri, kekar, dan usianya jauh lebih muda. Akan tetapi, ada yang lebih mudah dan menarik minat untuk untuk dilawan, yaitu penantang baru: “New Bulurah” dengan alamat di @Neng_Sofyy.

            Dalam Twitter, New Bulurah bilang begini, “Duetin aku di ring tinju sama novel sarkimin donk.”

            Foto New Bulurah saya dapatkan dari Twitter yang kemudian menjadi konten dalam youtube kanal News Cinema. Naratornya bilang yang dimaksud Novel Sarkimin itu adalah Novel Bamukmin.


New Bulurah (Foto: Twitter)


            Seperti saya bilang, ini mah sudah moal baleg, nggak akan bener. Sudah bubar saja. Sarekeun, pada tidur saja semuanya.

Lagian urusan apa yang akan selesai dengan berkelahi di ring?

Memuliakan Islam?

Mempertahankan NKRI?

Tidak akan ada yang selesai dengan cara itu. Sudahlah aksi saling tantang itu anggap saja hiburan. Anggap saja “ice breaking” di tengah-tengah keriuhan hidup ini.

Kalaupun sempat terjadi pertarungan itu, bakal enggak akan selesai-selesai karena masyarakat kalau jagoannya kalah, akan menantang balik siapa saja yang menang. Terus, nanti pendukung jagoan lainnya lagi, menantang lagi. Terus saja tinju di ring. Kalau cuma di ring, agak mendingan. Coba kalau para pendukung masing-masing jagoan itu janjian bertarung di jalanan, di kebon awi, di kolong jalan tol, di gunung, makin repot dan makin tidak beres, tidak beradab.

Kalaupun pertandingan ini beneran serius digelar, kepolisian harus segera menghentikannya, Bubarkan saja mereka. Suruh pulang, Perintahkan tidur. Nggak ada gunanya. Kayak anak kecil, padahal sudah pada gede. Ada hukum yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Sampurasun.

Wednesday, 13 April 2022

Setelah Ancam Gus Yaqut, Denny Siregar, & Abu Janda, Novel Ditantang di Ring

 


oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Bandung

Makin seru nih! Makin pengen ketawa.

            Setelah peristiwa penganiayaan Ade Armando yang dikeroyok tidak sportif dan malu-maluin itu,  Novel Bamukmin mengancam Gus Yaqut, Denny Siregar, dan Abu Janda. Menurutnya, Yaqut, Denny, dan Abu Janda nasibnya bisa seperti Ade Armando, dikeroyok dan dipukuli.

            Tahu kan Novel Bamukmin yang giginya ompong itu?


Novel Bamukmin (Sumber Foto: Seword)


            Kabarnya sih, dia Wakil Sekretaris 212. Saya enggak begitu memperhatikan dia, soalnya kalau dengerin dia, mirip preman yang lagi ribut, nggak ada isinya.

            Coba bagaimana enggak pengen ketawa, dia mengancam Gus Yaqut yang menteri itu dan punya pasukan Ansor beserta Banser sekitar 7 juta orang. Dia sendiri pengikutnya enggak jelas, FPI bubar, sebagian ditangkapin polisi.

            Hal yang bikin lebih lucu adalah kelakuan Denny Siregar, youtuber pendukung Jokowi itu. Dia itu sebenarnya kalau bikin konten di youtube, saya yakin menghabiskan waktu minimal empat atau lima jam untuk melakukan riset dan menganalisa situasi sebelum akhirnya diupload di youtube. Artinya, dia lebih senang bertarung lewat narasi. Akan tetapi, sepertinya hasil riset dan analisanya tidak bisa membuat orang-orang semacam Si Novel ini paham. Akibatnya, setelah seolah-olah diancam, Denny Siregar menantang Novel Bamukmin untuk bertarung di atas ring, adu jotos. Bahkan, Denny yang akan membiayai seluruh event itu.


Denny Siregar (Sumber Foto: Pos Kota)


            Saya ketawa saja memperhatikannya. Akan tetapi, ada bagusnya juga sih. Denny menantang bertarung di ring secara jantan dan menyewa wasit yang profesional. Ini jauh lebih baik dibandingkan para bajingan pengecut yang mengeroyok Ade Armando yang sudah berusia 61 tahun itu. Udah mah keroyokan, mengeroyok orang tua, memukulnya dari belakang lagi. Kalau di ring kan satu lawan satu, saling berhadapan. Ini namanya sportif.  Sok lah berjihad di ring tinju. Seru.

            Denny Siregar kayaknya mendapatkan inspirasi dari pertarungan antara Vicky Prasetio yang sudah menjadi suami jandanya Deddy Corbuzier melawan Azka, puteranya Deddy Corbuzier di atas ring. Yang menang tentu saja Azka yang masih berusia 15 tahun, sedangkan Vicky kan sudah 40 lebih.

            Baguslah. Seru. Malahan Denny Siregar kalau perlu, jual tiket pertarungannya. Siapa tahu saya beli tiket dan ikut nonton, entah di Bandung atau di Jakarta untuk sekedar hiburan saja. Lumayan ketawa-ketawa di Bulan Ramadhan.

            Saya cuma khawatir saja sama Novel Bamukmin kalau berani duel sama Denny Siregar. Saya takut giginya makin habis, makin ompong, ditonjokkin. Soalnya, dia kan pengen nyalon jadi Cawapres RI mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 nanti. Kalau benar terpilih jadi Wapres, terus difoto pakai kopiah dan jas kenegaraan sambil tersenyum lebar, geli melihatnya. Sekarang saja sudah geli, apalagi kalau sudah habis ditonjokkin, giginya habis, makin geli.

            Sampurasun.