Showing posts with label Jenis Barang. Show all posts
Showing posts with label Jenis Barang. Show all posts

Tuesday, 17 November 2020

Jenis Barang Berdasarkan Pengerjaan serta Bentuk dan Sifatnya

 


 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Berdasarkan cara pengerjaan atau proses pengolahannya, jenis barang dapat dibedakan ke dalam:

1.         Barang mentah atau bahan mentah. Barang ini adalah barang yang belum mengalami proses pengolahan. Contohnya, kelapa, bijih besi, pasir, kentang, ketela, bawang, dsb.

2.         Barang setengah jadi. Barang ini adalah bahan mentah yang telah mengalami proses pengolahan tetapi belum siap untuk digunakan. Misalnya, benang, kopi bubuk, tepung beras, kopra, dsb.

3.         Barang jadi. Barang ini sudah siap digunakan. Contohnya, laptop, handphone, kemeja, sepatu, tas, dsb.

 

            Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jenis barang dapat dibedakan ke dalam dua, yaitu:

1.         Barang tetap. Barang ini sifat dan bentuknya tetap dan tahan lama. Contohnya, gedung, tanah, dan mesin pabrik

2.         Barang bergerak. Barang ini sifatnya mudah bergerak, mudah habis, dan masa pakainya pendek. Misalnya, buah-buahan, makanan, minuman, sayuran, dan bahan bakar.

 

            Demikian jenis barang berdasarkan cara pengerjaan/proses pengolahannya, bentuknya, dan sifatnya.

            Sampurasun

 

Sumber Pustaka:

Novasari, Yunita; Jawangga, Yan Hanif; Setiadi, Inung Oni; Hastyorini, Irim Rismi (editor); Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X Semester I: Peminatan Ilmu-ilmu Sosial, PT Penerbit Intan Pariwara

S., Alam, 2013, Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013: Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, Penerbit Erlangga: Jakarta

Monday, 5 October 2020

Jenis Barang Berdasarkan Cara Penggunaan dan Hubungan Pemakaiannya

 


 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Dilihat dari cara penggunaannya, barang dapat dibedakan dalam dua kategori, yaitu:

            Pertama, barang pribadi. Barang ini adalah barang yang dimiliki oleh pribadi dan digunakan oleh pribadi atau perorangan. Contohnya, kendaraan, rumah, dan simpanan uang di bank.

            Kedua, barang publik. Barang ini adalah barang yang dimiliki dan dipergunakan oleh masyarakat secara umum. Contohnya, sekolah, jalan raya, tempat ibadat, jembatan, dan taman bermain.

            Apabila dilihat dari hubungan pemakaiannya, barang dapat dibedakan menjadi dua kategori pula, yaitu:

            Pertama, barang substitusi. Barang ini adalah barang yang dapat menggantikan barang lain. Misalnya, karena harga beras mahal, orang dapat menggantinya dengan jagung, ubi, atau singkong; jika harga tiket pesawat mahal, orang bisa menggantinya dengan kereta api atau kendaraan umum lainnya.

            Kedua, barang komplementer. Barang ini adalah barang yang kegunaannya semakin bertambah jika digunakan dengan barang lainnya. Misalnya, sepatu dengan kaos kaki, kertas dengan pulpen, kemeja dengan celana panjang, kendaraan dengan bensin, serta kertas warna dengan lem.

            Demikianlah jenis barang jika dilihat dari cara penggunaan dan hubungan pemakaiannya.

            Sampurasun.

 

Sumber Pustaka:

Novasari, Yunita; Jawangga, Yan Hanif; Setiadi, Inung Oni; Hastyorini, Irim Rismi (editor); Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X Semester I: Peminatan Ilmu-ilmu Sosial, PT Penerbit Intan Pariwara

S., Alam, 2013, Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013: Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, Penerbit Erlangga: Jakarta

Sunday, 27 September 2020

Jenis Barang Berdasarkan Cara Memperoleh dan Kepentingannya

 


 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Barang dapat dibedakan dari cara memperolehnya, yaitu pertama, barang ekonomi. Barang ini adalah barang yang memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya. Misalnya, sepatu, celana, baju, dan laptop

            Kedua, barang nonekonomi. Barang ini adalah barang yang dapat diperoleh tanpa memerlukan pengorbanan atau biaya. Contohnya, udara, sinar Matahari, air sungai, dan pasir di pantai.

            Adapun berdasarkan kepentingannya, barang dapat dibedakan pada jenis-jenis sebagai berikut.

            Pertama, barang inferior. Barang ini barang yang pemakaiannya akan dikurangi jika pendapatan atau penghasilan hidup bertambah. Misalnya, sandal jepit, kompor, atau barang-barang tiruan. Penggunaan dan pembelian barang-barang ini akan dikurangi jika pendapatan seseorang meningkat karena akan membeli barang sejenis dengan kualitas dan harga lebih tinggi.

            Kedua, barang esensial. Barang ini adalah barang yang sangat penting dan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kebutuhan untuk menggunakan barang ini tidak dipengaruhi secara signifikan oleh meningkatnya dan menurunnya pendapatan seseorang. Contohnya, beras, gula, dan bensin. Barang-barang ini tetap akan dibeli meskipun pendapatan atau penghasilan seseorang menurun atau meningkat.

            Ketiga, barang normal. Barang ini akan meningkat jumlah dan kebutuhannya jika pendapatan ekonomi seseorang meningkat. Contohnya, pakaian, buku, kendaraan, sepatu, dan laptop.

            Keempat, barang mewah. Barang ini adalah barang yang sangat mahal harganya dan berguna untuk menaikkan status sosial pemiliknya atau penggunanya. Misalnya, mobil mewah, rumah mewah, kapal pesiar, serta perhiasan berlian atau intan.

            Demikian, jenis barang jika dilihat dari cara memperolehnya dan kepentingannya.

            Sampurasun

 

Sumber Pustaka:

Novasari, Yunita; Jawangga, Yan Hanif; Setiadi, Inung Oni; Hastyorini, Irim Rismi (editor); Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X Semester I: Peminatan Ilmu-ilmu Sosial, PT Penerbit Intan Pariwara

S., Alam, 2013, Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013: Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, Penerbit Erlangga: Jakarta