Showing posts with label Prinsip Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Prinsip Ekonomi. Show all posts

Friday, 19 February 2021

Prinsip Ekonomi

 


 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Pada dasarnya manusia memiliki banyak keinginan dan kebutuhan yang sangat banyak, bahkan dapat dikatakan tidak terbatas. Sayangnya, sumber daya untuk memenuhi kebutuhan tersebut terbatas, misalnya, tidak punya dana untuk membelinya, barangnya tidak ada, tidak memiliki kesehatan yang memadai, ataupun yang lainnya. Dengan demikian, manusia perlu mengelola sumber dayanya untuk  memenuhi berbagai kebutuhannya.

            Menurut Mankiw (2011) dalam Alam S. (2013) prinsip ekonomi adalah dasar berpikir yang digunakan manusia untuk memaksimumkan suatu tujuan melalui pengorbanan tertentu atau untuk mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan sekecil mungkin.

            Manfaat dari penerapan ekonomi adalah hasil yang diperoleh semaksimal mungkin; kemampuan, alat, dan modal yang digunakan secukupnya; risiko kerugian diperkecil; pemborosan dapat dihindari.

            Prinsip ekonomi akan membuat tindakan konsumen menjadi lebih baik, terarah, rasional, dan cermat agar tercapai kepuasan yang maksimal. Agar hal itu terpenuhi, ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh konsumen sebagai berikut.

            Pertama, menentukan skala prioritas kebutuhan dalam kurun waktu tertentu dengan mempertimbangkan jumlah uang yang dimiliki.

            Kedua, memilih barang dan jasa yang memiliki kualitas yang terbaik dengan harga yang murah dan terjangkau.

            Ketiga, berusaha untuk memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan dengan harga yang murah.

            Demikian penjelasan tentang prinsip ekonomi secara singkat. Sebenarnya, prinsip ekonomi ini bukan hanya berlaku dan bermanfaat untuk konsumen, melainkan juga dalam bidang distribusi dan produksi.

            Sampurasun.

 

Sumber Pustaka

Novasari, Yunita; Jawangga, Yan Hanif; Setiadi, Inung Oni; Hastyorini, Irim Rismi (editor); Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X Semester I: Peminatan Ilmu-ilmu Sosial, PT Penerbit Intan Pariwara

S., Alam, 2013, Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013: Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, Penerbit Erlangga: Jakarta

Monday, 17 August 2020

Tepat dalam Menentukan Pilihan

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung Putera Sang Surya

Kelangkaan adalah inti dari masalah ekonomi. Kelangkaan bermacam-macam, ada kelangkaan uang, kelangkaan sumber daya alam, barang, jasa, waktu, dan kelangkaan pengetahuan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan kebijaksanaan dalam hidup kita untuk menentukan pilihan bagi kebutuhan kita.

            Dalam menentukan pilihan, terdapat beberapa cara yang perlu kita lakukan, yaitu:

            Analisis biaya peluang. Biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena melakukan tindakan alternatif. Jumlah uang yang dikeluarkan tidak selamanya merupakan biaya sesungguhnya. Misalnya, seorang siswa akan berangkat sekolah dari rumah dengan jarak 7 km. Jika menggunakan angkutan kota, ia harus mengeluarkan uang Rp3.000,-. Agar uang itu tidak keluar, ia berjalan kaki. Akibatnya, memang dia mendapatkan uang Rp3.000,- untuk jajan karena tidak perlu membayar Angkot. Akan tetapi, ia telat masuk kelas, letih, tidak konsentrasi belajar, dan bisa sakit. Artinya, jumlah biaya yang harus dikeluarkan  jauh lebih besar dibandingkan dengan Rp.3.000,- untuk membayar Angkot.

            Analisis biaya manfaat. Analisis ini merupakan suatu teknik dalam menentukan pilihan dengan cara membandingkan barang atau jasa apa yang lebih bermanfaat dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan.

            Identifikasi faktor pendorong kegiatan ekonomi. Untuk menentukan pilihan, identifikasi motif apa yang mendorong kita untuk melakukan kegiatan ekonomi. Ada motif yang berasal dari diri sendiri seperti memenuhi kebutuhan hidup. Ada pula ada yang merupakan dorongan dari luar karena pergaulan atau iklan yang mungkin menumbuhkan faktor gengsi.

            Memahami trade off. Trade off adalah situasi ketika seseorang harus mengorbankan hal lain untuk mendapatkan hal yang lainnya. Misalnya, seorang siswa mengorbankan uang jajannya untuk membeli kuota agar dapat mengikuti pelajaran secara daring/online.

            Patuh pada prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi adalah suatu tindakan dengan cara mengeluarkan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan manfaat atau hasil yang sebesar-besarnya.

            Demikian, beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menentukan pilihan.

            Sampurasun.

 

Sumber Pustaka:

Novasari, Yunita; Jawangga, Yan Hanif; Setiadi, Inung Oni; Hastyorini, Irim Rismi (editor); Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X Semester I: Peminatan Ilmu-ilmu Sosial, PT Penerbit Intan Pariwara

 

S., Alam, 2013, Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013: Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, Penerbit Erlangga: Jakarta