oleh
Tom Finaldin
Bandung,
Putera Sang Surya
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin
Netanyahu ternyata penakut. Dia tidak hadir pada rapat perdana “Board of Peace” (BoP) untuk bertemu
Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Normalnya, pada rapat lobi-lobi BoP
Netanyahu dan Prabowo berdebat untuk menyelesaikan masalah gencatan senjata di
Gaza, Palestina. Akan tetapi, Netanyahu tidak datang, titip pesan ke menterinya,
penakut memang.
Lebih dari itu, ternyata Israel adalah negara lemah. Hal
ini bisa diperhatikan dalam pidato Netanyahu sendiri di depan para
pendukungnya. Dia menjelaskan bahwa Hamas harus dilucuti senjatanya. Dia tidak
ingin ada senjata berat di tangan Hamas yang berkeliaran di Gaza. Selanjutnya,
dia sendiri menjelaskan bahwa senjata AK 47 adalah senjata berat. Dia tidak
ingin ada AK 47 di Gaza.
Cukup mengagetkan kalau AK 47 dikategorikan senjata berat
karena itu termasuk senjata ringan. AK 47 adalah senapan serbu yang dibuat
Mikhael Kalashnikov warga Unisoviet. Itu adalah senapan yang awalnya dibuat
tahun 1947, senapan lama yang beken ketika perang di Afghanistan.
![]() |
| AK 47 (Foto: Skillset Magazine) |
Pernyataan Netanyahu tersebut menunjukkan dua hal. Pertama, Israel itu ternyata lemah
sehingga sangat takut dengan AK 47, padahal mereka punya Tank Merkava, Rudal, roket, patriot, bom, dan senjata berat lainnya.
Adapun Hamas, hanya dengan bermodalkan AK 47, ternyata membuat Israel kewalahan
puluhan tahun.
Kedua, sekarang
semakin jelas bahwa Israel adalah pihak yang membuat banyak sekali kerusakan di
Gaza. Bangunan-bangunan hancur, sekolah menjadi puing-puing, pasar berantakan,
fasilitas kesehatan rusak berat, orang-orang mati adalah akibat senjata berat
Israel. Di seputar Rumah Sakit Indonesia yang berada di Gaza, sudah tidak ada
lagi bangunan utuh yang berdiri, rata berantakan. Tinggal RS Indonesia yang
masih berdiri meski dalam kondisi rusak.
![]() |
| Bangunan di Gaza hancur akibat senjata Israel (Foto: detikNews-detikcom) |
Tidak
mungkin AK 47 Hamas dapat meruntuhkan bangunan sepuluh lantai atau rumah rakyat
biasa. Kehancuran rumah dan gedung adalah akibat dari senjata-senjata berat Israel.
Jadi yang membuat teror dan kerusakan di sana-sini adalah senjata milik Israel,
bukan Hamas.
Kurang
jelas apalagi dengan kenyataan seperti itu?
Kerusakannya
adalah ditimbulkan Israel berdasarkan isi pidato PM Netanyahu sendiri, bukan
Hamas.
Foto
AK 47 saya dapatkan dari Skillset Magazine dan foto Gaza berantakan dari
detikNews-detikcom.
Sampurasun.


No comments:
Post a Comment