Friday, 27 February 2026

Israel Ternyata Lemah

 


 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ternyata penakut. Dia tidak hadir pada rapat perdana “Board of Peace” (BoP) untuk bertemu Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Normalnya, pada rapat lobi-lobi BoP Netanyahu dan Prabowo berdebat untuk menyelesaikan masalah gencatan senjata di Gaza, Palestina. Akan tetapi, Netanyahu tidak datang, titip pesan ke menterinya, penakut memang.

            Lebih dari itu, ternyata Israel adalah negara lemah. Hal ini bisa diperhatikan dalam pidato Netanyahu sendiri di depan para pendukungnya. Dia menjelaskan bahwa Hamas harus dilucuti senjatanya. Dia tidak ingin ada senjata berat di tangan Hamas yang berkeliaran di Gaza. Selanjutnya, dia sendiri menjelaskan bahwa senjata AK 47 adalah senjata berat. Dia tidak ingin ada AK 47 di Gaza.

            Cukup mengagetkan kalau AK 47 dikategorikan senjata berat karena itu termasuk senjata ringan. AK 47 adalah senapan serbu yang dibuat Mikhael Kalashnikov warga Unisoviet. Itu adalah senapan yang awalnya dibuat tahun 1947, senapan lama yang beken ketika perang di Afghanistan.


AK 47 (Foto: Skillset Magazine)


            Pernyataan Netanyahu tersebut menunjukkan dua hal. Pertama, Israel itu ternyata lemah sehingga sangat takut dengan AK 47, padahal mereka punya Tank Merkava, Rudal, roket, patriot, bom, dan senjata berat lainnya. Adapun Hamas, hanya dengan bermodalkan AK 47, ternyata membuat Israel kewalahan puluhan tahun.

            Kedua, sekarang semakin jelas bahwa Israel adalah pihak yang membuat banyak sekali kerusakan di Gaza. Bangunan-bangunan hancur, sekolah menjadi puing-puing, pasar berantakan, fasilitas kesehatan rusak berat, orang-orang mati adalah akibat senjata berat Israel. Di seputar Rumah Sakit Indonesia yang berada di Gaza, sudah tidak ada lagi bangunan utuh yang berdiri, rata berantakan. Tinggal RS Indonesia yang masih berdiri meski dalam kondisi rusak.


Bangunan di Gaza hancur akibat senjata Israel (Foto: detikNews-detikcom)


Tidak mungkin AK 47 Hamas dapat meruntuhkan bangunan sepuluh lantai atau rumah rakyat biasa. Kehancuran rumah dan gedung adalah akibat dari senjata-senjata berat Israel. Jadi yang membuat teror dan kerusakan di sana-sini adalah senjata milik Israel, bukan Hamas.

Kurang jelas apalagi dengan kenyataan seperti itu?

Kerusakannya adalah ditimbulkan Israel berdasarkan isi pidato PM Netanyahu sendiri, bukan Hamas.

Foto AK 47 saya dapatkan dari Skillset Magazine dan foto Gaza berantakan dari detikNews-detikcom.

Sampurasun.

No comments:

Post a Comment