Thursday, 12 March 2015

Rasis Pemabuk Kocak



oleh Tom Finaldin


Bandung, Putera Sang Surya

Saya tak mengira akan ketemu dan berdebat dengan orang asing yang teramat menggelikan. Awalnya, saya pikir dia pandai, bule toh? Akan tetapi, ternyata bodohnya minta ampun.

            Perdebatan ini berawal dari komentar saya terhadap video di Youtube yang berjudul 20 PROBLEM WITH THE Prophet Mohammed, ’20 MASALAH DALAM DIRI Nabi Muhammad’. Video ini diunggah oleh seseorang yang menggunakan nama God’sReal101.

            Dalam video itu disebutkan kedua puluh masalah dalam diri Nabi Muhammad saw sebagai berikut.

1. Muhammad adalah manusia yang sangat ideal
2. Muhammad (51) menikahi gadis favoritnya, Aisyah ketika berusia  6 tahun
3. Muhammad (53) memperkosa Aisyah ketika usia 9 tahun
4. Muhammad menyuruh membunuh semua anjing karena anak anjing
5. Muhammad dibantu dalam memenggal kepala 600 – 900 tahanan dalam satu hari
6. Muhammad dan penghinaan terhadap dirinya dan Islam harus dihukum mati
7. Muhammad telah membunuh perempuan yang menghinanya
8. Muhammad memerintahkan orang murtad untuk dibunuh
9. Muhammad mengutuk bibi dan pamannya untuk masuk neraka
10. Muhammad telah mendapatkan kemenangan melalui teror
11.  Muhammad membunuh wanita yang berzinah menggunakan batu setelah perempuan itu melahirkan anaknya.
12. Muhammad mendapat bagian 20% dari seluruh harta hasil rampokkannya
13. Muhammad telah berbicara dengan Iblis
14. Muhammad mengendarai Buraq (setengah keledai bersayap) ke surga dan kembali lagi bertemu dengan Musa
15. Muhammad memimpin 27 pertempuran dan memerintahkan 47 perang lainnya
16. Muhammad memiliki lebih dari 50 budak seks dan istri
17. Muhammad tidak pernah punya anak laki-laki
18. Muhammad membolehkan dirinya memiliki istri tanpa batas
19. Muhammad telah diperintahkan Allah untuk menikahi istri anak angkatnya
20. Muhammad adalah nabi palsu dan Injil Suci telah mengingatkan nabi palsu seperti orang ini.
       
             Bagi yang ingin melihat perdebatan aslinya dalam bahasa Inggris silakan lihat di  

            Berikut komentar saya dan percakapan yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.
           
            Video ini penuh kebohongan. Datanya diambil dari sumber-sumber yang tidak bisa dipercaya. Datanya juga diterjemahkan dengan cara yang sangat buruk.

            Pembuat video ini penuh kebencian, kemarahan, dan permusuhan. Tolol jika kalian percaya tentang ajaran Islam dari bukan orang Islam. Sama tololnya dengan orang yang percaya tentang kesehatan dari pemulung barang bekas.

            Tanya ahlinya. Jika kalian ingin tahu tentang Islam, tanya orang Islam yang ahli tentang Islam. Kalian akan tahu kebenaran Islam. Jangan percaya kepada orang yang suka menebarkan kebohongan, fitnah, dan kebencian. Mereka akan menipumu.

            Tak lama kemudian, ada yang mengomentari komentar saya. Dia menggunakan nama Officious Bystander dari Edinburgh, Inggris.

Officious Bystander:
            Jadi kita sepakat ya bahwa Muhammad itu orang sakit jiwa yang mendengar suara di dalam kepalanya, pedofilia, pembunuh, dan penjual perang?

            Bagus, Cowok Damai.

Tom Finaldin:
            Ceritera Muhammad saw yang kamu dapatkan penuh kebohongan dan penuh penipuan. Katakan kepadaku dari mana kalian mendapatkan ceritera-ceritera palsu itu!

Officious Bystander:
            Maafkan aku. Aku tidak mengerti apa maksud dari tulisan kamu.

Tom Finaldin:
            Kamu berbohong atau pura-pura tidak mengerti.

Officious Bystander:
            Aku bertanya kepadamu sebagai klarifikasi atas apa yang kamu tulis. Kamu malah mengatakan aku pembohong?

Tom Finaldin:
            Dari mana kamu mendapatkan ceritera-ceritera tentang Muhammad saw yang menjijikkan seperti itu?

*******

            Tiba-tiba Si Justin Antitheist menjawab dengan tegas. Mungkin dia masih penasaran sama saya karena pernah saya kalahkan dalam debat.

*******

Justin Antitheist:
            Hadits

Tom Finaldin:
            Hadits palsu

Officious Bystander:
            Jadi, kalau begitu, anak perempuan Allah yang mana yang menjadi favorit kamu?

            Al Lat sepertinya terdengar bagus seperti Beibs.

Tom Finaldin:
            Kamu sedang mabuk Narkoba?

Officious Bystander:
            Permisi? Aku pikir kamu mengklaim diri sebagai muslim? Apakah kamu menyangkal bahwa Muhammad menyatakan bahwa Al Lat, Al Uzza, dan Mannat adalah anak-anak Allah? Anak-anak dari “Dewa Bulan”—Itulah sebabnya mengapa selalu ada gambar bulan sabit di bendera-bendera kalian.

            Ha ha ha ha ha! Aku lebih tahu tentang agama kamu daripada kamu sendiri.

Tom Finaldin:
            Wua ha ha ha ha …..

            Itu sangat lucu …. Ha ha ha ha …..

            Kamu mendapatkan ceritera itu dari seorang pemabuk. Kamu juga mendengarkan ceritera itu sambil mabuk. Kalian hanyalah sekumpulan para pemabuk.

            Wua ha ha ha ha ha ha …..

Officious Bystander:
            Bagus, aku senang kamu pikir ini lucu. Aku ragu yang lain berpikir ini lucu. Akan tetapi, ini sangat bagus untuk memberikan kamu kesenangan dalam kehidupan kamu yang menyedihkan.

            Kamu jelas sekali tidak tahu apa-apa tentang Al Quran atau kamu hanya melakukan penyangkalan diri.

Tom Finaldin:
            Kamu bilang kehidupanku menyedihkan?

            Kamu dukun? Bagaimana kamu bisa tahu aku sedang sedih atau bahagia?

Officious Bystander:
            Itu ada di dalam Al Quran dan hadits-hadits kamu. Kenapa kamu tidak baca itu? Kamu malah menghina orang lain.

Tom Finaldin:
            Kamu jangan membuat aku tertawa lagi.

            Al Quran?

            Apa nama surah-nya, ayat berapa?

            Hadits?

            Siapa saja yang meriwayatkan hadits itu? Bagaimana isinya secara lengkap?

Officious Bystander:
            Pergi sana dan cari sendiri Bajingan Pemalas!

Tom Finaldin:
            Kamu ingin tahu kenapa aku tertawa?

            Ceritera itu tidak ada di dalam Al Quran maupun hadits. Seperti yang aku bilang, itu hanyalah ceritera para pemabuk.

Officious Bystander:
            Orang-orang Eropa tidak tertarik pada Al Quran, tetapi pengaruh dari orang sakit jiwa ada juga pengikutnya.

            Kami sangat memahami sejarah Islam dan kelemahan buku yang disebut kalian “Kitab Suci”. Kamu, dalam kata lain, dibutakan oleh keimanan dan tidak pernah menanyakan segala yang diajarkan kepada kamu.

            Secara rasional, orang-orang Eropa yang berpendidikan tidak menemukan pemenggalan kepala nonmuslim atas nama Al Quran yang sangat lucu itu. Juga tidak menemukan ancaman dari orang Islam terhadap hidup kami yang kami izinkan memasuki Eropa untuk mengambil keuntungan dari kedermawanan kami yang juga sangat ditertawakan.

            Kamu mendapatkannya dan mendapatkan tertawa kecil yang baik untuk dirimu sendiri. Ada pepatah Inggris, “Siapa yang tertawa terakhir, akan tertawa paling keras”. Kamu harus menghadapi itu.

Tom Finaldin:
            Aku dengar menurut statistik 20.000 orang Amerika Serikat masuk Islam setiap tahun. Kemudian, jutaan orang Eropa sudah masuk Islam.

Benarkah Itu? Hebat mereka.

            Kamu juga kurang informasi. Kami selalu berdiskusi dengan para imam dan teman-teman tentang ayat-ayat Al Quran, hadits, dan tarikh. Bahkan, kadang-kadang para imam mendapatkan banyak hal baru dari murid-muridnya dan itu menyenangkan.

            Mempercayai sesuatu tanpa proses berpikir, kami sebut taqlid. Hal itu terlarang dalam Islam.Kami tidak boleh mempercayai sesuatu tanpa berpikir. Kami harus selalu menggunakan pikiran. Kenyataannya, Muhammad saw mendorong kami untuk selalu berpikir.

            Muhammad saw berkata, “Berpikir sebentar untuk kebaikan pahalanya sama dengan shalat 70 tahun.”

            Kamu berbicara tentang pemenggalan kepala. Hukuman apa pun tidak akan pernah bisa diimplementasikan tanpa persetujuan legislatif dan eksekutif, benar kan?

            Kamu angkuh dan arogan. Kamu bilang Islam ada di Eropa karena kebaikan dan kedermawanan kalian. Bukan, bukan itu. Islam ada di Eropa karena orang-orang Eropa menginginkan cahaya dalam hidup mereka. Mereka melihat cahaya itu dalam Islam. Kemudian, mereka memasuki cahaya itu.

            Tentang pepatah Inggris itu, kalian sudah terlalu lama menertawakan Islam dan kaum muslimin, sekarang saatnya kami yang tertawa.

Officious Bystander:
            Arogan? Bukan aku yang menertawakan postingan orang lain dengan cara yang merendahkan.

            Lain kali kamu harus berbicara sama imam-imam kamu tentang dewi-dewi yang menjadi puteri-puteri Allah. Aku yakin akan menyenangkan.

            Kamu benar, “Muhammad berkata”, bukan Allah, Iblis, atau orang lain. Itu hanya kata-kata yang dibuat-buat oleh orang sakit jiwa yang licik, pikiran penuh tenaga kegilaan, perampok uang, dan penjual perang.

            Jadi, apakah kamu melakukan pemenggalan kepala? Aku senang karena kamu mengakui telah menjadi binatang barbar. Orang mungkin akan menyangka bahwa apa yang dilakukan orang-orang Eropa untuk kamu dengan segala peradabannya telah memberikan pengaruh yang besar, tetapi jelas tidak.

            Orang-orang Eropa memiliki cahaya dalam hidup mereka. Kristen adalah agama yang damai yang tujuh ratus tahun lebih tua daripada penyusunan Al Quran omong kosong.

            Kami adalah orang-orang sekuler yang memiliki Renaisance dan Enlightement tidak mengatakan apapun atas kontribusi besar yang diberikan para filsuf Eropa pada kemanusiaan. Setelah memberikan semua itu, sangat sulit untuk melihat kebiadaban barbar, agama sadis seperti Islam, tidak seperti kami yang telah memberikan kontribusi positif bagi kebudayaan yang canggih.

            Agama kotor kamu menodai Eropa hanyalah karena terjadinya imigrasi massal, tak ada alasan lain.

            Akhirnya, aku mengatakan yang sebenarnya bahwa budaya tinggi Eropa telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan manusia. Katakan padaku apa yang telah dilakukan Filipina atau orang Filipina selain dari membunuh para wisatawan di Bali?

Tom Finaldin:
            Kalian selalu berbicara menggunakan fakta-fakta palsu dan kebencian. Itulah yang menyebabkan kalian sangat lemah.

            Jika kamu benar-benar orang Kristen, kalian harus lebih banyak belajar.

            Yesus digambarkan sebagai orang yang penuh kasih sayang, berbicara lembut dan sopan, membawa perdamaian.

            Akan tetapi, kalian? Kalian sangat kasar dan penuh kebencian.

            Kalian mempermalukan Yesus.

            Aku adalah orang yang sangat menghormati Yesus.

            Kalian tetap angkuh dan arogan memuji diri sendiri menganggap sudah memberikan sumbangan berharga pada dunia.

            Kalian tahu apa yang kalian lakukan pada masa Renaisance dan Enlightement itu?

            Itu adalah masa kegelapan dan kesengsaraan bagi kami. Pada saat yang sama kalian dengan angkuh mendatangi negeri kami. Kalian memulai penjajahan. Belanda, Inggris, Portugis, Amerika, Jerman, dan Jepang datang berturut-turut merampok harta dan menghancurkan kebudayaan kami. Kami menderita lebih dari 350 tahun karena kekejaman yang kalian lakukan.

            Beruntung, kami berhasil membunuh dan mengusir kalian.

            Kalian tahu teriakan kami ketika membunuh dan mengusir kalian?

            ALLAHU AKBAR! MERDEKA ATAU MATI! ALLAHU AKBAR!

            Kami menang. Itu fakta! Sekarang kami adalah keturunan pemenang perang.

            JANGAN PERNAH BERPIKIR UNTUK DATANG LAGI KARENA KAMI AKAN MEMBUNUH KALIAN LAGI!

            Kerusakan yang telah kalian lakukan sangat parah. Sampai hari ini kami terus bekerja memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah kalian perbuat. Kami tidak akan pernah melupakan kejahatan yang kalian lakukan. Kami mewariskan kisah kejahatan kalian secara turun-temurun.

            Pembangunan apa?

            Itu bukan pembangunan, tetapi perampokan terhadap alam yang didasarkan pada kerakusan dan kecintaan berlebihan terhadap uang. Fakta hari ini adalah kerusakan alam, penipisan lapisan ozon, ketidakseimbangan alam, dan global warming adalah diakibatkan oleh pembangunan yang kalian lakukan berdasarkan ketamakan.

            Sekarang kami sedang mencoba membangun berdasarkan budaya kami sendiri. Kami dan alam adalah sama-sama ciptaan Allah swt, jadi tidak boleh saling menghancurkan.

            Tragedi yang terjadi di Bali adalah terorisme. Kami sudah mengatasinya. Hukuman mati bagi para teroris.

Officious Bystander:
            Kamu tidak penting banget memelihara perasaan benci.

            Sebagaimana bencana alam, Filipina sering menderita karena angin topan dan tsunami. Itu hanya karena posisinya secara geografi. Itu tidak ada hubungannya dengan industrialisasi.

            Kalian sama sekali secara fakta tidak menendang keluar satu orang pun dari negara kalian. Jangan tenggelamkan dirimu dalam khayalan.

            Siapa yang peduli ketika sekelompok kecil orang Filipina kerdil berteriak-teriak tentang Allah saat orang-orang Eropa menjajah mereka? Apa yang kamu lakukan saat itu? Menggigit kaki mereka? Kalian mudah dikuasai oleh orang yang lebih kuat, lebih tinggi, dan lebih pintar. Di dalam hatimu mengakui bahwa hal itu benar, itu menjadi ingatan yang memberatkan bagi pundakmu.

            Ketika orang-orang Eropa datang pertama kali di tanah Filipina, kami harus menunjukkan diri sebagai para dewa dan ahli alam kalian. Perempuan kalian hanya ingin dihisapi oleh orang-orang tampan, orang kuat Eropa—pria sejati. Mereka semua sebelumnya sudah diketahui sebagai orang-orang kerdil dan Arab kotor.

            Kalian dengan mudah dihancurkan oleh kekuatan Eropa dan bersyukur, kami sedang dalam proses mendidik kalian. Sayangnya, orang-orang Arab datang lebih dulu dan menyebarkan agama yang kotor.

            Saat ini kalian tampaknya hanya mengekspor perempuan-perempuan cantik untuk dinikahi (meninggalkan perempuan yang jelek untuk kamu) para perawat dan para pembantu rumah tangga.

Tom Finaldin:
            Kamu itu dari tadi sebenarnya ngomongin apa sih?

            Islam, orang Islam, Eropa, Filipina, Indonesia, atau Bali?

            Masalahnya ada di mana sih?

Masalahnya adalah terjemahan bahasa yang buruk atau kamu memang Rasis Pemabuk?

            Aku tidak tahu. Aku tidak mengerti, sungguh.

Officious Bystander:
            Ini sungguh sangat sederhana. Orang Islam Filipina kerdil adalah dididik dengan buruk yang dieksploitasi oleh orang-orang Eropa.

            Setelah semua itu, apalagi yang bagus tersisa buat kamu?

Tom Finaldin:
            Apa?

            Berapa gelas alkohol yang sudah kamu minum?

            Kamu sedang mabuk Narkoba?

Officious Bystander:
            Tidak, itu adalah sesuatu yang bagus untuk kamu, sama sekali tidak.

Tom Finaldin:
            Kalian hanyalah segerombolan pecandu Narkoba.

Officious Bystander:
            Miskin secara rutin.

Tom Finaldin:
            Ha ha ha ha ha ha ……

Officious Bystander:
            Ada yang salah di kepala kamu.

Tom Finaldin:
            Wua ha ha ha ha ha ……

*******

            Dia tidak meneruskan lagi percakapan. Saya juga berharap tidak perlu diteruskan lagi karena rasanya rugi ngobrol sama pemabuk Narkoba kayak dia. Saya kira bakal akademis, ilmiah, eh … ternyata kacau. Saya sudah berapi-api menunjukkan sejarah perjuangan Indonesia, eh … dia ngomongin Filipina dengan sejarahnya yang nggak jelas begitu. *******







           
           
           



           


           
           



           

Friday, 6 March 2015

Mengguncangkan Jiwa Cewek Yahudi-Kristen




oleh Tom Finaldin




Bandung, Putera Sang Surya


Percakapan yang menjurus ke arah perdebatan ini bermula dari komentar saya terhadap video yang berjudul Muslims Are Not Suppossed to Get Mad, But This One Is Raging Out on a Nice Woman in Red! Video ini menayangkan salah satu demonstrasi umat Islam di Inggris yang menuntut pembebasan teman-temannya yang ditahan oleh polisi Inggris. Orang-orang Islam itu berjalan dengan tertib, membawa spanduk, dan meneriakkan yel-yel mereka, ditambah makian-makian pada polisi Inggris. Biasalah namanya juga demonstrasi. Ketika demonstrasi itu berjalan, ada seorang perempuan berbaju merah, bukan muslim, yang mencoba mewawancarai para pendemo. Awalnya, wawancara itu berjalan biasa, tetapi Si Baju Merah memancing-mancing kemarahan para pendemo. Kebetulan dia mewawancarai salah seorang perempuan pendemo yang memakai abaya hitam dan cadar hitam. Wawancara itu kemudian memanas sampai tidak nyambung karena mulai saling menghina soal pakaian. Yang muslimah memaki dengan kalimat kasar bahwa cara berpakaian Si Baju Merah sama saja dengan telanjang. Si Baju Merah pun tertantang. Saling serang kata-kata. Beruntung yang muslimah terus berjalan dalam barisan para pendemo sehingga meninggalkan Si Baju Merah yang mengomentari kemarahan muslimah itu dalam video tersebut.


            Umat Islam di Inggris memang setiap hari bertambah kuat. Hal itu membuat orang-orang yang anti-Islam semakin cemas dan marah. Di Kota London, Inggris, umat Islam memiliki sebuah wilayah yang kira-kira luasnya seperti satu kecamatan di kota besar di Indonesia. Wilayah itu benar-benar dikuasai kaum muslimin. Sampai-sampai mereka mengeluarkan aturan sendiri di sana, misalnya, melarang siapa saja minum alkohol di jalanan, melarang  berpacaran, mengharuskan perempuan menutup aurat, dan sebagainya. Untuk menegakkan peraturan-peraturan itu, mereka mempunyai pasukan khusus yang berpatroli di kawasan itu. Perilaku mereka memang menghebohkan media massa Inggris, baik cetak maupun elektronik. Pernah suatu waktu, malam hari, ada pria sempoyongan mabuk di kawasan itu sambil di tangannya masih memegang botol minuman keras. Dia langsung digerebek kaum muslimin dan peristiwa itu tentu saja menjadi perhatian besar dari publik Inggris. Hal-hal seperti itu sangat mengganggu kehidupan warga London yang terbiasa hidup bebas, mabuk di mana saja, dan pacaran seenaknya. 


Pemimpin muslim di wilayah itu seorang pemuda yang usianya sekitar 32 s.d. 35 tahun. Dia ganteng, tubuhnya ramping, dan sering menggunakan pakaian ala Pakistan berwarna putih-putih, namanya Saif al Islam. Dia mempunyai pengaruh sangat kuat di wilayah itu. Kalau dia sudah memukul orang yang menghina Islam, kaum muslimin yang lain tanpa diperintah langsung bergerak mendukung Saif. Orang yang dipukul Saif harus segera lari terbirit-birit jika ingin selamat. Kalau tidak, dia bisa habis dikeroyok kaum muslimin.


Yang lebih membuat gusar orang-orang anti-Islam di Inggris adalah kaum muslimin memiliki masjid yang sangat besar. Masjid itu terletak di Jl. Gereja. Jika hari Jumat, masjid itu sangat penuh dan suasananya seperti ketika kita merayakan Idul Fitri. Wilayah itu dipenuhi orang banyak berikut seperti kita juga banyak pedagang kaki lima di jalanan.


Pembuat video yang saya komentari itu tampaknya berusaha membangun opini bahwa bertambah pesatnya kekuatan kaum muslimin di Inggris adalah merupakan ancaman bagi warga London. Padahal, kaum muslimin juga tercatat sebagai warga London karena memang masih sama-sama orang Inggris dan lahir di Inggris juga.


Bagi yang ingin melihat percakapan aslinya dalam bahasa Inggris silakan lihat di https://www.youtube.com/watch?v=R5L9SExquao.


Berikut komentar saya dan percakapan yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.




Video ini menayangkan hal-hal yang biasa saja. Demonstrasi dan debat. Apanya yang istimewa?


Aku kasihan sama kamu semua yang merasa tersiksa, gelisah, terancam, iri dengan masuknya Islam di negara kalian. Ada apa dengan kalian semua? Islam hadir membawa perdamaian, cinta, kehormatan, keadilan, dan kemuliaan.


Jika ada orang Islam yang melakukan kekerasan dan melanggar hukum, tangkap dan hukum mereka dengan hukuman yang berlaku di negara kalian. Jika mereka tidak melakukan kesalahan apa pun, hiduplah bersama dengan saling menghormati. Hargai setiap komunitas yang berusaha memperjuangkan keinginannya sesuai dengan konstitusi yang ada.




Komentar saya ini ada yang membalas namanya Anne Dunn. Saya tidak tahu apakah dia itu beragama Yahudi atau beragama Kristen. Masalahnya, dalam awal percakapan dia seolah-olah mengisyaratkan dirinya beragama Yahudi, tetapi pada akhir pembicaraan mengatakan bahwa dirinya beragama Kristen. Hal itu bisa diperhatikan dalam percakapan berikut.







Anne Dunn:

            Aku beritahu kamu, Tommy, sahabat lamaku. Kamu harus berani “mendorong” kaum muslimin untuk “mengatasi sendiri” para pengancam itu dan menyelamatkan Amerika Serikat yang sedang kesulitan “melempar mereka keluar”! Mereka adalah orang-orang kamu, muncratan dari keyakinan kamu, bukan “keyakinan kami”. Kamu harus “berurusan dengan itu”.




Tom Finaldin:

            Seperti yang sudah aku katakan. Aku kasihan sama kalian semua.


            Kalian yang memulai mendatangi negeri-negeri muslim. Kalian juga yang memulai punya gagasan Borderless World, ‘Dunia tanpa Batas’. Akan tetapi, kalian merasa rugi akibat dari pengaruh perilaku yang kalian lakukan sendiri. Aneh.


            Interaksi antar-manusia di dunia ini merupakan suatu keharusan karena memang begitulah sifat manusia yang selalu ingin tahu. Dengan itu pula, manusia bebas memilih dan bebas berkembang.


Kita semua harus berdamai dengan hal itu. Jika tidak, kalian akan selalu gelisah tanpa alasan yang jelas.




Anne Dunn:

            Tuhan tidak pernah “memerintahkan” satu orang pun untuk itu. Dia tidak memerintahkan “siapa pun” untuk itu dan kami bukanlah tentara. Tuhan telah memberikan kami “kitab petunjuk” untuk menolong kami dalam menjalani kehidupan kami. Dia memberi kami “sepuluh perintah Tuhan” sebuah “peraturan emas” jika kamu menyukainya, kemudian terserah kita. Kami mempunyai “kehendak bebas”. Kamu hanya belajar dari kesalahan-kesalahan kamu.




Tom Finaldin:

            Kesalahan-kesalahanku?


            Apa itu? Tolong jelaskan.


            Aku menyukai Sepuluh Perintah Tuhan, sungguh. Jika kamu mau, kamu bisa terangkan perintah-perintah itu satu demi satu.




Anne Dunn:

            Apa sesungguhnya yang ingin kamu ketahui? Ketika aku berbicara tentang kesalahan-kesalahan, aku berbicara tentang hari demi hari yang penuh cobaan dan kesengsaraan. Kita semua memiliki kesalahan dan jika kita bijak, “kami akan berkonsentrasi pada pelanggaran-pelanggaran itu”! Hal itu pasti akan membuat kami sibuk sampai hari kami mati. Tujuan dalam hidup adalah bukan menunjukkan bagaimana buruknya kamu atau buruknya perilaku orang lain. Sederhana saja, aku tidak peduli!


            Mereka memiliki hal-hal jahat yang ada dalam agama Islam “merajam wanita dan memotong anggota badan dan tangan”. Untuk pikiranku, jika hal-hal itu menjadi bagian dari agamaku sehingga aku harus menyaksikan itu dilakukan, aku berpikir bahwa aku sudah memasuki neraka. Jadi, mari kita biarkan semua berharap agar perilaku biadab, jahat, bentuk hukuman resmi yang disahkan kekuasaan akan hilang dari pandangan secepat mungkin.




Tom Finaldin:

            Aku setuju kita harus fokus terhadap introspeksi diri setiap hari agar hidup kita lebih berkualitas dan mendapatkan tempat yang baik setelah kita mati. Aku melakukannya paling tidak lima kali, bahkan lebih dalam satu hari. Perbedaannya, aku peduli jika orang lain melakukan kesalahan. Aku harus mengingatkan mereka agar mereka tidak tersesat. Tentang apakah mereka mau menerima nasihat dariku atau tidak, itu terserah mereka.


            Tentang kritikanmu terhadap hukuman yang diterapkan di negara lain, itu biasa saja, bukan sesuatu yang istimewa.


            Akan tetapi, aku ingin tahu pendapatmu tentang hukuman. Jika ibu kamu diperkosa, lalu disiksa sampai mati, hukuman apa yang menurut kamu pantas untuk penjahat seperti itu?




Anne Dunn:

            Nah, Tom, aku tebak “beberapa wilayah muslim sedang dalam keadaan perang”! Tadi pagi, hampir seratus laki-laki, perempuan, dan anak-anak diculik oleh ISIS. Kita tidak harus menebak apa yang akan terjadi selanjutnya! Sebagaimana yang terdapat dalam ayat-ayat Al Quran … ini sejelas lumpur untukku bahwa para ekstrimis gila akan memiliki “Hari Ladang Pembantaian”. Tidak penting bagi mereka apakah perang itu “sah atau tidak”,  mereka selalu siap bergemuruh! Mereka tidak akan berhenti sampai menutup dunia dengan Muslim Sejati-Hukum Syariah-dan lain-lainnya! Agama mengerikan dan orang-orang mengerikan!




Tom Finaldin:

            Wow, kamu sangat bersemangat, tetapi tidak fokus. Jika kamu ingin mengkritik ISIS, terserah kamu. Setiap orang punya hak untuk berkomentar tentang ISIS. Akan tetapi, kamu salah jika mengatakan bahwa ISIS adalah manifestasi dari ajaran Islam. Dari zaman ke zaman, kita tahu bahwa banyak kelompok yang menggunakan kekerasan berdasarkan agama. Agama apa pun itu.


            Akan tetapi, jika kamu menghina Islam, itu akan menjadi urusanku!


            Jumlah orang Islam kurang lebih 1,6 miliar. Mayoritas umat Islam membawa pesan kasih sayang dan perdamaian.


            Memang beberapa negeri muslim berada dalam wilayah perang. Masalah mereka bukanlah agama, tetapi tirani dan perebutan sumber daya alam. Yang bermain di sana banyak juga orang-orang barat kapitalis yang membuat suasana lebih semrawut. Memalukan.




Anne Dunn:

            Apakah kamu “juru bicara” untuk mendatangi negara-negara muslim? Kamu berbicara seolah-olah kami di Barat tidak punya pengetahuan tentang bagaimana orang hidup, peribadatan di negara muslim!! Turis telah mengunjungi negara-negara muslim selama bertahun-tahun dan bertahun-tahun. Beberapa dari tempat yang penuh budaya dan keindahan adalah sangat berharga untuk dikunjungi sebelum diledakkan dan dilenyapkan. Beberapa tempat sangat berbahaya. Itu terserah orang-orang Islam agar lebih terbuka dan tidak membuat tuduhan pada orang asing. Aku pribadi tidak mempertimbangkan untuk saat ini mengunjungi negara muslim. Sangat tidak aman. Bahkan, bagi para pekerja sosial yang hidup berada di garis depan. Jadi, mari kita berharap bahwa para radikal sesat mendapatkan hukuman oleh semua secara bersama-sama sebelum mereka menghancurkan kredibilitas mereka sendiri.




Tom Finaldin:

            Aku pikir siapa pun dapat saling mengunjungi di antara negara-negara yang berbeda. Jika kita datang dengan baik, memiliki niat baik, berperilaku baik, dan dapat bergaul dengan baik, setiap orang bisa saling mengunjungi dengan aman. Akan tetapi, jika kita dasarnya sudah buruk, siapa pun tidak akan menerima.






Anne Dunn:

            Banyak aturan untuk mengunjungi wilayah muslim. Apakah kalian mengumpulkan dugaan bahwa orang-orang barat akan mengambil alih tanah kalian? Mencoba untuk membuat kalian beragama Kristen? Menghancurkan tempat ibadat kalian? … Aku tidak berpikir seperti itu … Tetapi, yang pasti orang Islam radikal melakukan itu! Kerusakan yang telah mereka lakukan di seluruh dunia adalah kegilaan. Jika peribadatan Islam cocok untuk kamu—lakukanlah, tapi itu hanya untukmu sendiri.


            Untuk mengatakan bahwa kebanyakan orang-orang Barat adalah sakit dalam hal agama, itu adalah pernyataan yang merendahkan! Agama bagi kami seharusnya mendatangkan hal positif untuk hidup kami… yang satu ini “Islam” melakukan hal yang sebaliknya. Hal ini telah melahirkan sesuatu yang “Terburuk” dalam masyarakat, yaitu Muslims. Harapanku adalah suatu hari “keyakinan” khusus itu akan dipenjara dalam tembok besar yang dikelilingi “parit besar” yang panjang dan jauh, jauh dari kehidupan kami! Tidak ada orang waras yang ingin berperilaku seperti itu!





Tom Finaldin:

            Yang bilang kebanyakan orang di Barat sakit agama siapa?


            Aku?


            Kapan?


            Kamu melamun ya?


            Kamu mendapatkan informasi yang salah tentang Islam atau kamu tidak ingin tahu tentang kebenaran Islam. Islam mengajarkan kebaikan, kasih sayang, perdamaian, keadilan, ketertiban, dan harga diri.




Anne Dunn:

            Apakah kamu tahu segala yang terjadi dalam sejarah masa lalu? Yang tidak ada hubungannya dengan Muslims? Atau kamu benar-benar berada di luar jalur itu? Apakah kamu tahu perang dunia kedua? Nah, aku tahu. Apakah kamu tahu apa sebenarnya yang terjadi dan apa penyebab segala sesuatunya terjadi? Jika kamu belum tahu, dengan segala hormat aku sarankan kamu membacanya. Aku yakin hal itu sudah diterjemahkan ke dalam bahasa kamu. Aku akan menjawab pertanyaanmu tentang kekejaman terhadap manusia setelah kamu selesai membaca itu.



Tom Finaldin:

            Aku pikir kalian terlalu meluaskan masalah dari inti pembicaraan. Itu membuat kalian pusing sendiri.


            Seperti yang aku bilang. Aku kasihan sama kamu semua yang merasa tersiksa, gelisah, terancam, iri dengan masuknya Islam di negara kalian. Ada apa dengan kalian semua? Islam hadir membawa perdamaian, cinta, kehormatan, keadilan, dan kemuliaan.


            Jika ada orang Islam yang melakukan kekerasan dan melanggar hukum, tangkap dan hukum mereka dengan hukuman yang berlaku di negara kalian. Jika mereka tidak melakukan kesalahan apa pun, hiduplah bersama dengan saling menghormati. Hargai setiap komunitas yang berusaha memperjuangkan keinginannya sesuai dengan konstitusi yang ada.




Anne Dunn:

            Ngomong-ngomong, bahasa Inggris kamu sangat buruk. Paragraf pertama sama sekali tidak masuk akal.




Tom Finaldin:

            Kan aku sudah bilang. Aku orang Indonesia. Maaf jika bahasa Inggris-ku buruk.




Anne Dunn:

            Masalahnya adalah Tom, orang-orang ini memiliki hak untuk berbicara dan melakukan apa yang mereka … please …. Yang dilakukan pemerintah hanyalah “memperhatikan”, tetapi dalam waktu yang sama mereka mengganggu perdamaian, mereka membuat marah orang-orang dengan pidato-pidato mereka yang kasar penuh kekerasan. Mereka mencampuri urusan orang lain dan mengomentari urusan orang setiap hari. Kan orang punya urusan dan masalahnya masing-masing…. Mereka tidak perlu mengekspos kepada orang banyak siapa saja yang mereka benci. Mereka juga menghina orang-orang yang mereka benci dengan teriakan-teriakan “Kafiiir, Kufffiiirs! Hal itu sangat cukup membuat kamu sakit, sungguh….


            Masalahnya orang-orang ini bukan hanya para pendatang, tetapi mereka juga lahir di Inggris. Itu yang sangat menjadi masalah!!!






Tom Finaldin:

            Aku tidak mengerti cara hidup kalian. Aku benar-benar bingung, sungguh. Bukankah kalian menyembah kebebasan berbicara, tetapi kalian merasa sakit ketika orang lain menyerang kalian?


            Bukankah kalian juga memiliki hak untuk menyerang balik dengan kata-kata? Mengapa tidak kalian lakukan saja?


            Mungkin kalian yang memulai menyerang mereka, kemudian mereka melakukan pembalasan. Jadi, jika kamu tidak ingin disakiti, jangan memulai menyakiti orang lain. Kalian curang jika kalian menikmati menyakiti perasaan orang lain, tetapi orang lain tidak boleh menyakiti hati kalian.


            Aku pikir kalian terlalu berlebihan dalam hal kebebasan berbicara. Di Indonesia setiap orang bebas berbicara sepanjang tidak melanggar hukum dan tidak menyerang perasaan orang lain. Jika kamu menghina agama orang lain, grup orang lain, bahkan pribadi orang lain, kamu akan ditangkap, lalu dimasukkan dalam penjara. Kami selalu berusaha menjaga perasaan orang lain untuk menjaga ketenteraman dalam kehidupan.


            Jangan sakit hati jika disebut Kafir karena kamu memang Kafir. Kafir itu artinya Penolak atau orang yang melakukan penolakan.


            Bukankah kamu memang menolak untuk menjadi orang yang beragama Islam?


            Mengapa harus sakit hati?


            Jika kamu masuk Islam, kamu tidak lagi menjadi Kafir, tetapi menjadi muslimah (gadis muslim). Islam artinya Patuh dan Selamat. Jadi, setiap muslim harus patuh kepada Allah swt agar mendapat keselamatan di dunia dan akhirat.




Anne Dunn:

            Kamu harus menjadi orang hindu! Ghandi adalah hindu.. orang yang sangat baik … Dia memiliki solusi ajaib bagi orang-orang Islam dan hindu dalam hal menjalani kehidupan tanpa harus membunuh satu sama lain, kamu tahu itu? Aku belum pernah mendengar hal semacam itu. Mungkin kamu harus bertanya kepada imam kamu tentang itu. Islam akan maju dalam beberapa ratus tahun ke depan jika mengadopsi ajaran-ajaran Ghandi.


            Aku lihat kamu telah ditenggelamkan oleh Islam, terjerat kail pemberat… Baiklah, itu mungkin bagus cocok untukmu, tetapi mutlak menjijikan untukku. Aku kristen dan aku mengikuti Yesus. Aku tidak perlu Muhammad! Mengapa harus mengambil peringkat kedua sementara aku memiliki yang terbaik! Itu artinya, kamu tetap di tempatmu dan aku akan tetap dengan milikku. Yesus berkata “Aku adalah jalan, kebenaran dan kehidupan! Tak ada orang yang dapat mencapai Bapa (Tuhan), kecuali melalui aku”. Apalagi yang aku butuhkan lebih dari itu! Tidak ada.




Tom Finaldin:

            Aku setuju beberapa hal baik yang disampaikan Gandhi, tetapi banyak hal yang tidak aku setujui. Bahkan, kadang-kadang ajaran Gandhi membuatku tertawa, lucu.


            Islam baik-baik saja, tidak memerlukan solusi sebab Islam adalah solusi bagi dunia. Kamu sendiri mungkin yang memiliki masalah dalam hidup kalian sehingga membutuhkan solusi. Islam tidak memerlukan waktu ratusan tahun untuk maju pada masa depan. Dalam beberapa tahun lagi Islam akan menyinari seluruh dunia. Mayoritas negeri-negeri muslim sudah mengusir para penjajah secara fisik dan berdaulat secara penuh. Tinggal sedikit lagi, menghajar para kapitalis penipu yang bekerja sama dengan pemimpin muslim korup yang merampok kemakmuran rakyat.


            Di Barat, banyak orang yang telah membuka hatinya untuk mendapatkan cahaya Islam. Itu sangatlah bagus. Sebentar lagi Bumi akan dipenuhi dengan keadilan.


            Aku dengar menurut statistik 20.000 orang Amerika Serikat masuk Islam setiap tahun. Kemudian, jutaan orang Eropa sudah lebih dahulu masuk Islam.


            Benarkah itu?


            Hebat mereka.


            Kalau begitu, siapa sekarang yang membutuhkan solusi? Kalian atau Islam?


            Aku beritahu keunikan orang Islam yang beriman. Seluruh kondisi hidupnya selalu dalam kebaikan. JIKA DIBERIKAN KEMUDAHAN, DIA AKAN BERSYUKUR DAN JIKA DIBERIKAN KESULITAN, DIA AKAN BERSABAR. Bersyukur dan sabar adalah dua hal yang sangat bagus bagi dirinya.




Anne Dunn:

            Kamu telah membuat urat syarafku gugup ….  Orang-orang Islam telah hidup di Inggris, Kanada, dan Australia bertahun-tahun. Aku tidak percaya. Kami memperhatikan mereka lebih daripada sekedar mengatakan selamat pagi dan lain sebagainya. Tak ada yang salah dengan kami. Kami sama-sama berbisnis. Beribadat di gereja kami, sinagog kami, dan lain-lain. Sejauh yang aku ketahui tidak ada yang mengekspresikan “rasa iri” pada agama kamu! Mengapa harus iri? Itu bukan agama yang menarik bagi kami secara khusus, terutama karena banyak pilihan agama yang menurut kami enak.


            Aku pikir banyak orang yang mengatakan bahwa Islam lebih cocok di Timur Tengah, bukan di tempat kami, itu bukan berarti pendapat itu sangat benar. Sampai 11 September 2001, tidak banyak pemikiran-pemikiran dari kalian atau agama kamu. Kami baru tahu itu sekarang-sekarang. Seperti “penangkapan pembuat masalah” dari orang Islam? Nah, mengapa mereka membuat masalah? Mengapa mereka menyebarkan agama yang tidak populer kepada kami? Yang lebih buruk dari semuanya adalah mencoba menerapkan hukum syariah. Lalu, memasangkan bendera hitam berkibar di puncak-puncak gedung-gedung kami. Agak kasar dalam bahasamu? Mungkin kamu akan sampaikan pesan ini kepada teman-temanmu bahwa jawabannya adalah “TIDAK” untuk semua itu! Tidak terima kasih, kami baik-baik saja tanpa Islam.


            Aku kewalahan …. Aku benar-benar tidak harus membaca postingan kamu, orang Islam…. Jiwaku keluar dari tubuhku …. Sakit jiwaku oleh segalanya… Aku telah menemukan dari kamu lebih banyak tentang Islam daripada sekedar yang aku ingin tahu …. Atas nama yang membuat jiwaku, jiwaku ngeri …. Kapankah semua ini akan berakhir …..


            Aku benar-benar terguncang, …. Sangat menakutkan …..




Tom Finaldin:

            Kamu terguncang karena mendapatkan informasi palsu tentang Islam. Kemudian, kamu membayangkan sesuatu yang mengerikan berdasarkan informasi penuh penipuan itu.


            Musuh kita sebenarnya sama, yaitu orang-orang jahat yang tidak menyukai manusia hidup damai dan harmonis. Mereka menaburkan kebohongan tentang Islam. Mereka juga yang mempengaruhi orang-orang Islam bodoh tanpa pengetahuan untuk melakukan serangkaian kekerasan.




*******



            Percakapan itu terhenti. Saya bingung, kenapa dia, seperti orang yang shock, kaget berat. Mungkin karena saya memberikan informasi bahwa Islam semakin kuat di Amerika Serikat dan Eropa. Mungkin juga karena saya mengatakan tentang keunikan orang beriman. Tidak tahulah.


            Ada pelajaran yang dapat saya ambil dari percakapan itu. Ternyata, di Barat sana banyak orang yang tidak mengenal Islam dengan baik. Hal itu dimanfaatkan oleh para anti-Islam untuk menyebarkan kebohongan tentang Islam. Akibatnya, nama Islam menjadi buruk dan orang-orang Barat ketakutan terhadap Islam.


            Kita bisa lihat kan dari percakapan tadi?


            Saya tidak mengajarkan Islam, hanya memberi tahu tentang Islam sangat sedikit. Akan tetapi Anne Dunn begitu terguncang. Parah. Kasihan juga sih.


*******