Saturday, 28 October 2023

Gibran Pocong, Jokowi Telah Mati

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Para pendukung dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) banyak yang marah dan kecewa karena Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden RI mendampingi Prabowo Subianto. Salah satunya, mereka wujudkan kekesalan itu dengan melakukan demonstrasi di Yogyakarta seperti dalam foto yang saya dapatkan dari Kompas com. Mereka membuat pocong bertuliskan Gibran dan membuat keranda jenazah bertuliskan Jokowi. Mereka bertekad tidak akan lagi memperhatikan Jokowi dan Gibran. Baguslah.


Gibran Pocong Jokowi Telah Mati (Kompas.com)

            Memang seharusnya begitu. Anggap saja Gibran dan Jokowi sudah tidak ada di mata mereka. Tidak perlu lagi membicarakan Gibran atau Jokowi. Sudahlah, hentikan membicarakan mereka berdua. Kalau terus-terusan membicarakan keluarga itu, kalian kelihatan sekali takutnya, tampak sekali lemahnya, jelas sekali runtuhnya. Sebaiknya, berkonsentrasi saja lebih memperkenalkan dan menunjukkan kehebatan Ganjar Pranowo dan Mahfud M.D.. Ungkapkan rekam jejak positif Ganjar-Mahfud untuk Indonesia. Uraikan hasil karya mereka dalam memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia.

            Demikian pula, para pendukung Anies-Imin. Tak perlu ngomongin Jokowi dan Gibran. Buat apa ngomongin mereka, baik positif maupun negatif. Berkonsentrasi saja menunjukkan rekam jejak Anies-Imin dalam memberikan manfaat bagi rakyat. Apa saja hal berguna yang telah mereka lakukan sehingga rakyat paham benar bahwa mereka punya karya besar yang positif.

            Kalau bisa, jangan ucapkan berbagai janji karena janji itu baru rencana, belum terwujud, bahkan mungkin tidak akan pernah terwujud. Semua orang bisa berjanji dan berencana. Saya sendiri punya rencana membeli salah satu pulau kecil di Indonesia ini, tetapi itu kan baru rencana, harapan yang mungkin sama sekali tidak pernah terjadi. Sampaikan hal-hal yang sudah terjadi dan terasa oleh rakyat. Jangan banyak janji dan rencana.

            Jangan lagi bicarakan tentang Jokowi, Gibran, dan Prabowo. Mereka punya tim sendiri yang akan menyuarakan, mempromosikan, mengampanyekan, dan mengisahkan rekam jejak, keberhasilan, dan keunggulan mereka. Ketiganya punya pasukan setia yang akan menunjukkan kehebatan dan karya-karya luar biasa mereka untuk rakyat.

            Begitu ya.

            Sampurasun.

Tuesday, 24 October 2023

Senyum Mengerikan Iriana Jokowi

 


oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Netizen merasa ngeri melihat senyuman Ibu Negara Iriana Jokowi ketika ditanya wartawan soal pendapatnya tentang anaknya, Gibran Rakabuming Raka yang menjadi Bakal Calon Wakil Presiden RI mendampingi Bacapres Prabowo Subianto. Iriana hanya mengacungkan jempol tanpa berkata-kata sambil memberikan senyuman yang tidak pernah ada sebelumnya. Ribuan bahkan mungkin jutaan netizen pun berkomentar soal senyuman itu.


Iriana Jokowi (Foto: CNN Indonesia)

            Memang saya juga tidak pernah melihat Iriana tersenyum seperti itu, sebagaimana dalam foto yang saya dapatkan dari CNN Indonesia. Biasanya, Iriana tersenyum ramah manis dan tampak sederhana. Sejahat apa pun fitnah terhadap suaminya, Jokowi, makian, bulian, dan hinaan, Iriana tetap tersenyum berseri, bahkan sering terlihat jelas gigi rapinya. Lebih jauh lagi, hinaan terhadap dirinya yang disebut pembantu rumah tangga pun dihadapinya dengan tenang dan tetap tersenyum nyaman. Akan tetapi, senyuman kali ini yang disebut mengerikan itu membuat netizen menduga-duga, mereka-reka asumsi, menggabungkan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya.

            Dari pendapat para netizen itu, bisa diambil benang merahnya bahwa Iriana telah mengobarkan perang untuk melawan orang-orang yang menghalangi anaknya, memfitnah, menghina, mengecilkan, dan merendahkan anaknya. Tampaknya, siapa pun dia lawan. Dia seorang ibu yang melahirkan Gibran yang telah memiliki keluarga sendiri dan menjabat sebagai Walikota Solo. Iriana seolah-olah menegaskan bahwa Gibran sudah bukan anak kecil lagi. Gibran adalah kepala keluarga dan orang nomor satu di Kota Solo. Iriana sebagai ibunya akan berdiri di belakang anaknya untuk menaungi anaknya. Seperti itulah pendapat para netizen.

            Semestinya, memang kita tidak perlu heboh jika Gibran menjadi wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Tidak perlu marah, kecewa, menghina, memfitnah, ataupun membuli. Biasa saja. Ini demokrasi. Kalau suka sama Gibran, pilih dia. Kalau tidak suka, ya jangan dipilih. Kalau marah-marah tidak jelas, secara tidak langsung kalian sudah kalah duluan oleh Gibran. Kalian tidak ada apa-apanya selain rasa takut kalah dan iri atas kesempatan yang didapat orang lain.

            Bersikaplah biasa saja, hadapi demokrasi dengan enteng dan gembira. Siapa pun yang menang, punya tanggung jawab untuk membuat Indonesia lebih maju. Siapa pun yang kalah berkewajiban membantu yang menang untuk kebaikan rakyat Indonesia.

            Paham kan?

            Sampurasun.

Thursday, 12 October 2023

Israel Vs Hamas Perang Akibat Dongeng

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Perebutan, pertikaian, perselisihan, bahkan perang di wilayah Palestina, Yerusalem, dan sekitarnya sudah terjadi turun-temurun. Perseteruan ini semakin keras sejak keruntuhan kekhalifahan Utsmaniyah. Saat ini makin membahayakan.

            Permasalahan  perebutan wilayah ini semakin tidak karuan dengan banyaknya dongeng yang beredar, baik di kalangan Israel, maupun di kalangan Palestina, Arab, bahkan kaum muslimin. Dongeng-dongeng itu mengisahkan bahwa pada akhirnya Israel akan menang menjadi penguasa dunia, dimulai dari Yerusalem. Di kalangan Arab pun demikian, beredar dongeng bahwa pada zaman akhir kaum muslimin akan menguasai dunia. Bahkan, Imam Mahdi adalah orang yang berasal dan tinggal di seputar Masjid Al Aqsa. Dongeng-dongeng ini memprovokasi kedua kelompok untuk terus membuktikan diri sebagai pemilik sah kemenangan yang diwariskan Tuhan kepada mereka.

            Saya mengatakannya dongeng karena tidak jelas juga sumber itu. Di kalangan Islam sendiri kisah-kisah zaman akhir itu berbeda-beda, bahkan ada yang bertabrakan satu sama lain. Saya sendiri membeli enam buku tentang kisah-kisah zaman akhir. Para penyusun buku itu mengaku menyandarkan kisahnya kepada ucapan-ucapan Nabi Muhammad saw.

            Saya sendiri tidak yakin benar tentang kisah-kisah itu meskipun katanya berdasarkan hadits-hadits Nabi saw.

            Bagaimana saya bisa yakin, semua penyusun atau penceramah mengatakan berasal dari Muhammad saw, tetapi bertentangan kisah-kisahnya?

            Kalau sama-sama berasal dari Nabi Muhammad saw, mustahil bertentangan. Sumbernya sama, tidak mungkin uraiannya berbeda. Perlu peneliti yang benar-benar lurus untuk membersihkan kisah zaman akhir dan Imam Mahdi dari dongeng-dongeng yang tidak jelas itu.

            Demikian pula di kalangan Israel. Mereka pun punya kisah-kisah kemenangan yang bertabrakan pula. Hal yang sama, baik di antara orang Israel maupun Arab adalah menurut Israel, mereka akan menguasai dunia, sebaliknya, menurut orang Arab, merekalah yang akan menjadi pemenangnya dan mengendalikan dunia.

            Sungguh, dongeng-dongeng ini telah memprovokasi orang-orang untuk terus saling bunuh dan menimbulkan banyak kerusakan. Hingga hari ini sudah berapa ratus ribu bahkan mungkin berapa juta orang yang mati, cacat, dan kehilangan harta akibat perseteruan itu.


Kerusakan Akibat Perang Hamas Vs Israel (Foto: Tirto ID)

            Mau sampai kapan perkelahian itu dipelihara?

            Seharusnya, kedua pihak memiliki pandangan yang sama bahwa perdamaian dan hidup berdampingan itu adalah jauh lebih baik dibandingkan berperang dan berupaya saling menguasai. Kedua pihak harus mencari jalan bahwa baik Israel maupun Arab memiliki hak yang sama untuk hidup dan mengembangkan potensinya masing-masing. Kesalahan dan kerusakan masa lalu hendaknya diperbaiki bersama, mempertahankan konflik sama sekali tidak menguntungkan.

            Khusus Indonesia. Baik Hamas maupun Israel selalu memanggil Indonesia. Hamas memanggil kaum muslim Indonesia untuk berjihad di Palestina, sementara Israel memanggil Indonesia untuk berdialog mendengarkan Curhat Israel. Indonesia tidak perlu terprovokasi oleh keduanya. Indonesia harus tetap berpegang pada Pancasila untuk menjadi pedoman hidup di dalam negeri serta wajib tetap teguh untuk bersandar pada Dasasila Bandung dalam berhubungan dengan luar negeri. Dasasila Bandung mengajarkan untuk hidup setara dalam situasi yang aman dan menolak suatu kaum menguasai kaum lainnya secara salah.

            Hentikan dongeng-dongeng yang memprovokasi umat untuk berperang, cari jalan untuk mendapatkan situasi yang jauh lebih baik, damai, dan menyenangkan.

            Foto kerusakan akibat pertempuran Hamas Vs Israel saya dapatkan dari Tirto ID.

            Sampurasun.

Friday, 29 September 2023

Komunis Rusia Hajar Brutal Pembakar Al Quran

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Rusia yang komunis itu ternyata sangat menghormati Islam. Pada dasarnya, mereka menghormati agama apa pun. Penghinaan dan penistaan terhadap agama adalah kejahatan yang sangat serius di Rusia. Padahal, mereka komunis yang kata segelintir orang Indonesia adalah antiagama.

            Nikita Zhuravel adalah pria Ukraina yang pindah ke Rusia. Dia membakar Al Quran dekat Masjid Volgograd beberapa bulan lalu. Kemudian, ditangkap polisi Rusia dan kasusnya dilimpahkan ke pengadilan Chechnya. Di sinilah Zhuravel dihajar habis oleh Adam Kadyrov, putera pemimpin pasukan muslim Chechnya. Adam Kadyrov yang masih 15 tahun ini memukuli dan menendang Zhuravel secara brutal. Lumayan mengerikan jika dilihat video aslinya. Memang Adam dididik ayahnya secara militer dan pernah berperang di garis depan melawan pasukan Ukraina. Sementara itu, Zhuravel hanya bisa pasrah diseret-seret dan dijatuhkan Adam dengan serangan yang sangat keras.


Adam Kadyrov bersama ayahnya, Razman Kadyrov (Foto: Komando Bhayangkara)

            Bagi saya, sebagai orang Indonesia, ini adalah kejadian brutal dan sadis. Akan tetapi, kita harus menghormati hukum dan aturan yang berlaku di wilayah orang lain. Di Chechnya perilaku pemukulan itu dibenarkan oleh peraturan, bahkan mendapatkan dukungan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin. Rusia memang melindungi negaranya agar menjadi tempat yang aman bagi seluruh pemeluk agama. Apalagi Razman Kadyrov, ayah dari Adam Kadyrov adalah kesayangan Putin dalam berperang melawan Ukraina.

            Setiap wilayah, setiap negara memiliki kebiasaan, adat, aturan, dan hukum yang berbeda sesuai dengan kesepakatan mereka masing-masing. Kita harus menghormatinya dan jangan bikin ulah yang melanggar kesepakatan setiap negara di dunia ini karena memang kita diciptakan berbeda.

            Di Indonesia penghinaan terhadap agama juga memang kejahatan serius, tetapi penanganannya tentu berbeda dengan negara lain. Tidak perlu memandang diri sendiri dan orang lain lebih baik atau lebih buruk. Setiap wilayah memiliki caranya masing-masing sesuai dengan keyakinan dan perjalanan sejarah hidupnya dari waktu ke waktu.

            Kalau kalian menghina agama di Rusia, cukup fatal akibatnya, dipukuli dulu sebelum masuk ke pengadilan. Apalagi seperti Zhuravel yang ketahuan membakar Al Quran karena dibayar Rp1,65 juta oleh dinas intelijen Ukraina. Sementara itu, Adam Kadyrov adalah sudah ditetapkan oleh para ulama Chechnya sebagai penghafal Al Quran sejak usia enam tahun. Sudah pasti, kemarahan penghafal Al Quran itu akan sangat besar jika kitab yang dihafalnya dihina dan dibakar.

            Jangan bikin ulah dan hormati kebiasaan di setiap wilayah.

            Foto Adam Kadyrov memukuli Nikita Zhuravel saya dapatkan dari Komando Bhayangkara.

            Sampurasun.

Friday, 11 August 2023

Senang Rasanya Murid Ngasih Kabar Dinyatakan Lolos di Perusahaan Kereta Api Secepat Peluru

  

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Belum juga satu bulan saya umumkan lulus sebagai seorang sarjana Ilmu Hubungan Internasional dengan gelar S.I.P. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Al Ghifari, belum juga ikut syukuran yudisium, belum juga diwisuda, dan ijazahnya pun masih dalam proses pengajuan, dia ngasih kabar bahwa telah dinyatakan lolos di PT Perusahaan Kereta Cepat Indonesia China Tahun 2023. Dari bahasanya lewat WA tampak gembira dan tetap meminta doa dari saya.

            Saya tahu bahwa jalan untuk meraihnya tidak mudah, penuh perjuangan dan tahapan. Akan tetapi, kabar itu membuat saya ikut bergembira dan terus berharap dia mendapatkan kesuksesan. Begitu juga dengan murid-murid saya yang lainnya, semoga mendapat kemudahan dan kelancaran.





            Ini adalah contoh bahwa belajar dan cerdas melihat peluang adalah jauh lebih baik daripada nyinyir, berbohong, melakukan fitnah atas program-program pembangunan positif yang sedang dilakukan. Seorang penyinyir tidak akan mendapatkan informasi yang cukup benar untuk mendapatkan kesempatan ikut berkarya dan menikmati pembangunan. Proyek yang dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Cina dalam pembangunan kereta cepat secepat peluru ini mendapatkan banyak nyinyiran, fitnah, dan kebohongan. Akan tetapi, program ini terus berjalan dan mulai memperlihatkan niat awalnya untuk membuka lapangan kerja bagi rakyat Indonesia.

            Proyek-proyek yang dilakukan dengan pihak luar itu adalah sudah berkali-kali saya sampaikan, yaitu untuk mendapatkan pajak, nilai tambah, kesempatan kerja, dan alih teknologi. Kini secara bertahap program-program itu mulai tampak memberikan keuntungan bagi rakyat. Minimal, murid saya, mahasiswa saya, sudah mendapatkan kesempatan itu. Para penyinyir dan para pembenci mungkin tertutup kesempatannya oleh banyak informasi palsu yang didengarnya.

            Berhenti nyinyir, berhenti mendengar informasi samar, perhatikan berbagai kesempatan yang ada. Persiapkan diri untuk mendapatkan kesempatan berkarya atau bekerja. Perilaku yang positif akan menghasilkan keuntungan yang positif juga. Jika negatif, aura yang mengelilingi kita akan menjadi negatif pula.

            Sampurasun.

Tuesday, 8 August 2023

Katanya Rocky Gerung Cerdas, Tol Saja Tidak Tahu

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Saya hanya kasihan sama rakyat yang bisa dengan mudah disesatkan atau dibodohi oleh kata-kata Rocky Gerung. Hal itu disebabkan Rocky memang awalnya dikemas Karni Ilyas untuk membuat jumlah penonton Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne meningkat tajam. Kalau soal pengetahuannya, sebetulnya biasa-biasa saja. Malah banyak yang ngaco. Dia sendiri kan sudah diberhentikan menjadi dosen UI karena pendidikannya tidak mencukupi untuk menjadi syarat sebagai dosen. Dengar-dengar, dia tidak lulus kuliah.

            Seringnya, saya pengen ketawa melihat Rocky itu, lucu soalnya. Kelihatannya cerdas, padahal ngawur. Video yang baru-baru ini pun bikin saya geli. Dia bilang seharusnya jalan Tol itu gratisan dan rakyat tidak perlu bayar untuk menggunakan jalan Tol. Saya tidak tahu apakah Rocky beneran tidak paham tentang Tol atau memang dia hanya membodohi rakyat sehingga rakyat emosi dan menganggapnya sebagai pahlawan pemberani pengkritik pemerintah.

            Saya kasih tahu ya bahwa untuk menggunakan jalan Tol itu tidak mungkin gratis. Namanya saja sudah Tol yang merupakan singkatan dari “tax on location”. Artinya, harus membayar pajak secara langsung ketika menggunakan jalan itu yang berupa tarif dengan jumlah yang ditentukan. Kalau gratisan, namanya harus berubah, bukan Tol lagi. Kalau menggunakan jalan Tol, sudah pasti harus bayar. Kalau tidak punya uang untuk membayarnya, gunakan jalan yang gratisan, kan jumlahnya lebih banyak, apalagi jalan yang dibangun baru sekarang itu banyak yang jauh lebih lebar dibandingkan dengan jalan yang merupakan warisan kolonial Belanda. Kita bisa gunakan jalan protokoler, reguler, by pass, fly over, dan jalan-jalan lain yang pajaknya atau tarifnya tidak dibayar langsung saat itu juga. Pajak yang digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan biasa itu kan bisa berasal dari pembayaran STNK, BPKB, atau pendapatan pemerintah lainnya. Kalau Tol, ya harus saat itu juga.

            Begitu, Bro n Sis.

            Paham, ya.

            Saya bisa salah. Akan tetapi, Rocky Gerung itu lucu, lumayan, buat cekikikan sendiri.

            Sampurasun.

Sunday, 6 August 2023

Anak Muda Jangan Takut Menganggur, IKN Menunggu Kalian

 


oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Mengasyikan juga melihat video-video tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Video-video itu ada yang dibuat resmi oleh pemerintah RI, para pekerja, para mandor, para pengunjung, dan para mahasiswa yang sengaja praktik lapangan di sana.

            Pagi-pagi mereka sudah bekerja membangun gedung-gedung diiringi musik yang mereka sukai. Buka lahan di sana-sini. Bangunan-bangunan yang sudah berdiri sudah dikasih nomor. Jalan-jalan lebar. Patok-patok penanda lahan berjejer menandai lokasi pembangunan sesuai peruntukkannya. Taman-taman mulai tampak tumbuh dengan cantiknya. Suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, IKN sedang dibangun.

            Foto tentang IKN saya dapatkan dari Money Kompas dan BBC.


Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) (Foto: Money Kompas)

Istana Presiden RI di IKN (Foto: BBC)

            Di sana jelas dibangun gedung-gedung pemerintahan, terutama istana presiden atau istana negara. Di samping itu, berbagai fasilitas untuk beroperasinya sebuah kota modern juga dibangun, misalnya, fasilitas kesehatan, pendidikan, riset, universitas, pasar, tempat ibadat, pertokoan, perbengkelan, wisata, dan segala hal fasilitas yang perlu ada untuk berputarnya roda kehidupan. Belum lagi, akan terjadi pembangunan di seputar IKN yang merupakan penunjang IKN akan lebih banyak bergerak dalam bidang bisnis. Kita lihat Jakarta yang ditopang oleh kota-kota di sekitarnya, seperti, Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Kota-kota semacam itu akan tumbuh di seputar IKN.

            IKN dengan segala kesibukannya nanti serta kota-kota di sekitarnya yang akan tumbuh, memerlukan orang-orang yang mengoperasikannya. Orang-orang ini dibutuhkan agar IKN berjalan sebagaimana seharusnya.

            Siapa lagi yang akan menjalankan IKN kalau bukan generasi muda Indonesia?

            So, jangan takut menganggur. Sekolah saja dengan baik, kuliah dengan benar, lengkapi diri dengan berbagai keterampilan. Dengan kompetensi yang baik, akan mudah sekali mendapatkan berbagai lahan pekerjaan di IKN. Tentu saja, yang akan ada pertama kali di IKN adalah para ASN untuk keperluan pemerintahan. Dengar-dengar 15 ribu ASN pertama di IKN akan mendapatkan rumah gratis di sana. Itu baru ASN, akan diperlukan lebih banyak lagi generasi muda, ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan di sana. Jangan takut menganggur, IKN menunggu kalian untuk berkarya dan berprestasi.

            Optimis dengan masa depan, jangan dengarkan mereka yang menyebarkan kebohongan, kebodohan, dan rasa pesimisme. Mereka hanya akan membuat kalian lemah dan penuh ketakutan menghadapi masa depan. Rajin-rajinlah mulai saat ini juga. Lalu, bersaing dan adu kompetensi di IKN.

            Saya juga mau kok kalau difasilitasi untuk membangun sarana pendidikan di sana untuk mendidik anak-anak ASN dan anak muda Kalimantan agar sama-sama bergerak maju menyongsong hari esok yang lebih baik. Akan tetapi, dibandingkan saya, lebih baik anak-anak muda yang masih penuh energi dan semangat untuk memanfaatkan dan membangun IKN. Insyaallah, sepanjang positif Allah swt akan memberikan pahala, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti.

            Sampurasun.

Saturday, 5 August 2023

Rocky Gerung Kena Pengaruh Ganja


oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Tidak aneh kalau Rocky Gerung bicaranya ngelantur, ngecapruk, ngaco, berantakan, dan menyesatkan. Bisa jadi ketika dia berbicara ngawur itu berada di bawah pengaruh ganja.

            Dia sendiri kok yang mengaku menghisap ganja Desember lalu di Nepal, tepatnya di Gunung Himalaya. Dengan menghisap ganja Nepal, dia jadi bisa membedakan antara ganja Himalaya dengan ganja Aceh. Lihat saja pengakuannya dalam video di @SAGOETV. Menurutnya, ganja Aceh itu lebih murni karena ketika dibakar, apinya berwarna merah muda. Adapun ganja Himalaya ketika dibakar, seperti rokok biasa. Artinya, Rocky menghisap ganja Himalaya dan ganja Aceh juga. Anehnya, ketika dia menerangkan hal itu, orang-orang bertepuk tangan.

            Apakah para pendengarnya gembira hingga bertepuk tangan adalah karena mereka pengggemar dan pecandu ganja?

            Rocky berbicara menghisap ganja kok dikasih tepuk tangan.

            Saya dapatkan foto ketika Rocky menerangkan dirinya berada di antara pohon ganja dari FIN.


Rocky dan Ganja (Foto: FIN)

            Saya juga membaca berbagai komentar di video itu yang mayoritas memberikan dukungan.

            Ada yang menulis, “Love you ganja.”

            “Ganja is the best.”

            “Legalkan ganja!”

            “Ada nggak orang mati karena ganja?”

            Semacam itulah komen-komen para pendukungnya yang aneh-aneh itu. Rusak bangsa kalau ini semakin diteruskan.

            Dia mengaku menghisap ganja Nepal di Himalaya. Itu artinya di luar hukum Indonesia. Meskipun di luar Indonesia, pengaruhnya ada di tubuhnya dan dibawa ke Indonesia.

            Kalau menghisap ganja Aceh, di mana? Kapan?

            Berapa linting ganja yang telah dia hisap selama ini?

            Polisi dan BNN harus segera bergerak memeriksa Rocky terkait ganja ini. Rocky harus segera dites urine. Orang-orang bodoh banyak yang mengikutinya.

Kalau pengikutnya ikut-ikutan jadi penghisap ganja, bagaimana coba?

            Saya jadi kasihan sama para penggemarnya yang selalu mengelu-elukannya. Bisa jadi selama ini mereka memberikan dukungan pada ocehan orang yang sedang di bawah pengaruh ganja. Mereka tertipu. Bahkan, hal yang lebih parah adalah banyak yang meneriakan takbir untuk mendukung provokasi Rocky ketika berbicara ngawur soal Negara Indonesia. Masyaallah, luar biasa, super sekali.  

            Berpikirlah cerdas, gunakan akal sehat, biasakan runut dalam berlogika, dan jadikan ayat-ayat Tuhan sebagai dasar berbicara serta berperilaku. Jangan memutar-mutarkan ayat agar sesuai dengan hawa nafsu kita.

            Sampurasun.

Thursday, 3 August 2023

Jokowi Pelindung Rocky Gerung

 

oleh Tom Finaldin

 

Bandung, Putera Sang Surya

Seru ya kemarahan rakyat pendukung Jokowi setelah Rocky Gerung mengatakan bahwa Jokowi adalah “bajingan tolol”. Mereka marah karena menganggap kalimat itu tidak pantas untuk dialamatkan kepada presiden, presiden siapa pun. Bahkan, kepada orang biasa pun tidak pantas. Itu kalimat kasar dan sama sekali tidak terpelajar. Secara hukum pun jelas sekali telah melanggar hukum dan bisa menjerat Rocky Gerung ke dalam penjara.

            Sayangnya, Rocky Gerung tidak akan pernah masuk penjara. Bukan karena Rocky punya “backingan”, punya orang kuat sehingga kebal hukum, melainkan karena Jokowi tidak akan pernah melaporkan Rocky sebagai penghinanya. Jokowi memang tidak pernah akan melaporkan rakyatnya meskipun menghinanya. Tak ada yang dipenjara gara-gara dilaporkan Jokowi soal penghinaan kepadanya. Rizieq Shihab yang pernah mengatakan “Jokodok” dipenjara bukan karena menghina Jokowi, melainkan karena berbohong pada masa Covid-19 di Bogor. Rizieq dilaporkan oleh Walikota Bogor Bima Arya. Bahar Smith pun dihukum penjara bukan dilaporkan Jokowi karena menghina Jokowi sebagai “banci”, melainkan karena menyebarkan berita bohong, kebencian, dan membuat kegaduhan. Tak ada yang dipenjara gara-gara menghina Jokowi dan dilaporkan oleh Jokowi. Jokowi itu presiden yang harus bekerja dan melindungi rakyatnya. Meskipun rakyat itu tampak sombong, angkuh, menganggap rendah Jokowi, dan menganggap dirinya sendiri sebagai wakil Tuhan ataupun cucu Nabi saw meski tak punya bukti, Jokowi menganggap mereka hanya rakyat kecilnya, orang-orangnya yang harus dia lindungi.

            Hal ini harus dipahami oleh para pendukung Jokowi. Meskipun saat ini ramai dan sangat banyak pada berbagai daerah melaporkan Rocky Gerung agar ditangkap karena menghina Jokowi, polisi tak bisa berbuat apa-apa. Hal itu disebabkan Jokowi sendiri sebagai pihak yang dirugikan yang harus melaporkannya. Selama Jokowi tidak melaporkannya, Rocky Gerung tetap bebas dan tidak akan tersentuh hukum, bahkan untuk kembali menghina Jokowi pun dia bebas semau-maunya. Satu-satunya alasan Rocky tidak bisa dihukum adalah karena Jokowi melindunginya dengan tidak melaporkannya.

            Meskipun demikian, Rocky Gerung bisa dihukum untuk kalimat-kalimat lainnya. Rakyat Kalimantan tampaknya sangat paham bahwa Jokowi tidak akan melaporkan Rocky. Oleh sebab itu, mereka menuntut Kapolri menangkap Rocky karena telah menghina Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang dibangun di Kalimantan. Mereka menganggap Rocky telah menghina dengan mengatakan bahwa Jokowi menjual IKN ke Cina. IKN bagi rakyat Kalimantan adalah impian masa depan, harapan kemajuan, terbebas dari ketertinggalan. Mudah sekali memahaminya. Kalau IKN beroperasi normal, akan ada banyak bisnis rakyat yang berjalan, misalnya, akan tumbuh toko-toko, warung-warung kopi, café, bengkel, bahkan tambal ban, banyak ekonomi rakyat yang bisa bergerak. Belum lagi soal pendidikan dan akses ilmu pengetahuan bagi rakyat Kalimantan. Mereka tidak mau pembangunan IKN yang sudah mencapai sekitar 35% ini diganggu ataupun dihina. Rocky dianggap mereka sebagai pengganggu dan penghina. Oleh sebab itu, mereka marah dan ingin Kapolri memenjarakan Rocky.

            Rakyat Kalimantan cerdas. Mereka menuntut Rocky bukan soal penghinaan kepada Presiden, melainkan penghinaan dan gangguan kepada dirinya. Ini sangat mungkin bisa menjerat Rocky. Kita lihat saja nanti. Foto demontrasi rakyat Samarinda, Kalimantan saya dapatkan dari PusaranMedia com.


Demonstrasi Rakyat Samarinda, Kalimantan, tuntut Rocky Gerung ditangkap (Foto: PusaranMedia.com)

            Bagi kita, sebagai rakyat harus memahami. Hujatan, makian, hinaan Rocky itu dalam demokrasi barat sangatlah biasa, saya pernah melihat seseorang yang menggunakan kostum anjing dengan kepala Presiden Amerika Serikat George Bush dan bersedia ditendang oleh siapa saja di jalanan AS. Orang-orang yang benci presiden pun banyak yang menendangnya. Akan tetapi, itu di Barat. Kita harus sadar bahwa kita diciptakan sebagai orang Timur yang dianugerahi nilai-nilai kebaikan dan kesopanan sebagai orang Timur mulai berbahasa hingga berperilaku. Jangan rusakkan anugerah keramahan dan kelembutan dari Allah swt dengan perilaku-perilaku yang tidak mencerminkan ketimuran. Apalagi, kita mayoritas muslim yang berkata “ah” saja kepada orangtua bisa berakibat dosa.

            Bedakan antara mengkritik dan menghina. Kalimat “bajingan tolol” itu bukan kritikan, melainkan penghinaan. Jaga diri kita dan tetaplah dalam anugerah Allah swt dengan kelembutan yang telah dilekatkan Allah swt mungkin sejak kita berada dalam kandungan ibu kita.

            Sampurasun.